oleh

11 Kategori Pergub DKI Nomor 51/2020, Apa Saja?

indonesiakita.co – Pemprov DKI Jakart telah mengeluarkan Pergub nomor 51 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dimana aturan tersebut terkait masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif.

Dimana dalam pergub itu diatur pembatasan kendaraan dengan rekayasa ganjil-genap untuk kendaraan motor dan mobil.

“Pengendalian moda transportasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi: a. kendaraan bermotor pribadi berupa sepeda motor dan mobil beroperasi dengan prinsip ganjil-genap pada kawasan pengendalian lalu lintas,” tulis Pasal 17 ayat 1 Pergub Nomor 51 Tahun 2020.

Sementara, untuk angkutan umum termasuk Ojek dan taksi online (ojol) dikecualikan dari kebijakan ini.

Selain itu, ada 11 kategori yang mendapat pengecualian, yakni;

a. kendaraan Pimpinan Lembaga Tinggi Negara PT Indonesia.

b. kendaraan Pemadam Kebakaran dan Ambulans.

c. kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas.

d. kendaraan Pimpinan dan Pejabat Negara Asing serta Lembaga Internasional yang menjadi tamu negara.

e. kendaraan Pejabat Negara.

f. kendaraan Dinas Operasional berpelat dinas, Kepolisian dan TNI.

g. kendaraan yang membawa penyandang disabilitas.

h. kendaraan angkutan umum (plat kuning).

i. kendaraan angkutan barang, tidak termasuk double cabin.

j. kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian, seperti kendaraan Pengangkut Uang (Bank Indonesia, antar Bank, pengisian ATM) dengan pengawasan dari Kepolisian.

k. angkutan roda dua dan roda empat berbasis aplikasi yang memenuhi persyaratan berdasarkan Keputusan Kepada Dinas Perhubungan. (Waw)

Komentar

News Feed