oleh

Rizal Ramli: Siapapun Pemimpinnya ke Depan, Buzzer Harus ‘Diratakan’!

indonesiakita.co – Tokoh nasional Rizal Ramli mengaku tidak habis pikir dengan ulah buzzer di sekitar istana. Pasalnya, ia menyebut tindakan para buzzer sudah melewati batas.

“Ada yang kritik sedikit, langsung diserang..disikat, sampai masalah pribadi. Anehnya, mereka gak sadar apa yang dilakukan mereka itu betul-betul bisa berakibat fatal di negara kita,” tegasnya, hari ini.

Rizal mengaku tindakan buzzer yang selalu ‘mendewakan’ pihak-pihak yang membayar tidak menunjukkan sikap nasionalisme. “Jauh.. jauh sekali dari nasionalisme. “Modus operandi para buzzeRp adalah mengagungkan-agungkan pihak yang membayar mereka, seolah pihak tersebut bagaikan nabi, dan menghancurkan lawan-lawan politik dengan pembunuhan karakter, framing, propaganda intoleran, tuduhan anti NKRI, tuduhan rasis.”ungkapnya.

Bahkan menurutnya, tindakan para buzzer dapat merusak demokrasi di Indonesia. BuzzerRP  menghadirkan ilusi, mempabrikasi kebohongan demi kebohongan, memecah belah anak bangsa, dan akhirnya merusak fondasi demokrasi. Mereka dipelihara oleh kekuasaan.

Rizal juga menambahkan, meski tidak menyebut pihak-pihak tertentu bahwa membangun Indonesia bisa dilakukan dengan kemampuan, dan keikhlasan. “Sudahlah, kalau begini terus menerus kasihan nasib bangsa, generasi kita. Kalau hitam ya hitam, mau jadi putih ya pelan-pelan berubah melalui proses kerja yang nyata.

Kalau mau bangun Indonesia ya bangun dengan skill (kemampuan-red) yang benar, jangan bangun dengan buzzer. Siapapun presidennya ke depan, buzzer harus diratakan dengan tanah, karena gak boleh tumbuh dan bisa merusak tatanan peradaban bangsa. Sudah waktunya… kalau cuma bisa naik sepeda jangan paksakan bawa pesawat terbang.. bisa jatuh semua penumpang, buzzer jangan paksa-paksa seolah-oleh bisa, ini berbahaya!” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed