oleh

Mendagri: Kampanye Pilkada Diubah Pakai Sosmed!

indonesiakita.co – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan, pemerintah dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sedang mengkaji masa kampanye Pilkada dilakukan secara virtual, dengan memanfaatkan berbagai media. Hal itu dilakukan untuk menghindari kerumunan massa yang rentan akan penyebaran virus Corona atau Covid-19.

“Kampanyenya kita ubah, agar lebih banyak kampanye tidak langsung. Menggunakan media sosial, media mainstream, live streaming,” ujarnya, melalui diskusi di Channel YouTube Heartline Network, Senin, kemarin.

Menurutnya, dengan memaksimalkan media, para kandidat pilkada akan tetap bisa melakukan sosialisasi langsung dengan masyarakat dan tanpa harus bersentuhan langsung. “Ada pertemuan terbatas dengan tetap menjaga physical distancing, tapi enggak ada kampanye jorjoran, kampanye akbar,”  sambungnya.

Ia juga menambahkan, selain kampanye, pencoblosan saat pilkada serentak juga akan diatur sesuai protokol kesehatan sehingga masyarakat tidak bergerombol di tempat pemungutan suara (TPS) saat melakukan pencoblosan. “Masyarakat yang akan memilih kemudian diatur jamnya, nomor sekian jam 7-8, dan seterusnya. Jadi enggak semua datang,” tambah mantan Kapolri ini.

Adapun nantinya, para pemilih dan semua petugas diharuskan menggunakan masker dan menjaga jarak saat berada di TPS.  “Nanti pemilu ini isinya cuma dua feeling saya, satu isunya Covid-19, kedua isu ekonomi. Masa iya mau mundur 2022 siapa yang bisa jamin?,” tutupnya. (Waw)

Komentar

News Feed