oleh

Teror Diskusi Pecat Jokowi, Busyro Muqoddas: Recehan!

indonesiakita.co – Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM, Busyro Muqoddas menanggapi adanya tudingan bahwa¬† peneror diskusi bertajuk ‘Persoalan Pemecatan Presiden di Tengah Pandemi Ditinjau dari Sistem Ketatanegaraan’. Ia menegaskan, bahwa tudingan tersebut murahan.

Mantan pimpinan KPK ini menerangkan, bahwa masyarakat tahu jika Muhammadiyah merupakan organisasi yang memiliki konsen pada bidang pendidikan.

Bahkan menurutnya, Muhammadiyah mempunyai 15.000 sekolah. Sekolah tersebut tersebar dari level PAUD hingga Perguruan Tinggi. “Cara yang level PAUD. Tidak hanya TK tapi PAUD. Jadi dengan membawa nama Muhammadiyah Klaten. Itu cara-cara PAUD yang menunjukkan kerja ecek-ecek,” ujar Busyro di UII, kemarin.

Ia mengatakan, seluruh tudingan tersebut sangat memalukan. “Sudah teror pertama (kepada Guru Besar UII) ecek-ecek. Teror kedua (kepada keluarga panitia) ecek-ecek,” tukasnya.

Ia menambahkan, bahwa intimidasi yang ditujukan kepada guru besar UII, Ni’matul Huda, sudah masuk kategori teror. Busyro menyebut teror yang dilakukan tak hanya dilakukan secara verbal namun sudah mengarah ke fisik yaitu bangunan rumah milik Ni’matul. (Fel)

Komentar

News Feed