oleh

Pemerintah Diminta Buktikan Indonesia Aman Baru Terapkan New Normal

indonesiakita.co – Anggota DPD RI Fahira Idris mengungkapkan penerapan tatanan normal baru atau new normal harus memenuhi berbagai persyaratan dan kondisi tertentu. Hal ini penting, karena menurutnya agar semua pihak yakin dan berpartisipasi aktif menjalankannya.

Namun, jika sebaiknya terlebih dahulu publik disuguhi berbagai capaian penanggulangan Covid-19 yang menandakan Indonesia memang siap menjalankan tatatanan normal baru.

“Laporan capaian penanggulangan Covid-19 ini penting agar tujuan dari penerapan tatatanan normal baru yaitu Indonesia tetap produktif tetapi juga aman dari wabah melalui kedisiplinan penuh menjalankan protokol kesehatan bisa terwujud,” ujar Fahira Idris di Jakarta.

Ia menjelaskan, bahwa penyuguhan capaian bertujuan untuk menjawab syarat-syarat yang telah ditetapkan WHO sebelum new normal diterapkan. Misalnya capaian penanggulangan Covid-19 yang menunjukkan bahwa Indonesia sudah mampu mengendalikan transmisi virus corona dan risiko penularan impor dari wilayah lain.

Selain itu, publik juga idealnya diberi pemahaman sejauh mana keunggulan kapasitas sistem kesehatan masyarakat (tersedia rumah sakit untuk mengidentifikasi, menguji, mengisolasi, melacak kontak, dan mengkarantina pasien). Penyuguhan capaian penanggulangan Covid-19 juga bisa menginformasikan sejauh mana upaya meminimalisir risiko penularan di wilayah dengan kerentanan tinggi, termasuk di panti jompo, fasilitas kesehatan, dan tempat keramaian.

Adapun diharapkan, agar publik juga perlu memahami sejauh mana skala kepatuhan dan kesiapan infrastruktur semua pihak menjalankan pencegahan di tempat kerja mulai physical distancing, mengenakan masker, fasilitas mencuci tangan, dan lainnya.

Prakondisi lain yang juga tidak kalah penting dilakukan adalah sejauh mana saat ini Pemerintah melibatkan masyarakat dan civil society untuk memberi masukan, berpendapat, dalam proses masa transisi the new normal.

“Atau jika pun mungkin Pemerintah punya poin-poin sendiri sebagai syarat untuk menerapkan new normal misalnya tingkat penularan corona reproductive time kita sudah berhasil di bawah 1, parameter kesiapan sistem kesehatan, atau tingkat pengetesan yang sudah memenuhi target, silahkan dipaparkan secara komprehensif agar publik melangkah yakin menjalankan new normal ini. Namun, hemat saya, pedoman WHO tetap jadi parameter utamanya,” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed