oleh

Penumpang KRL: Social Distancing di Dalam Kereta Tak Berlaku!

indonesiakita.co – VP Corporate Communications, PT KCI, Anne Purba telah menjelaskan, bahwa pihaknya hanya melayani perjalanan KRL dengan jam operasional pukul 05.00-08.00 WIB pada pagi hari. Kemudian, dilanjutkan pukul 16.00-18.00 WIB pada sore hari di seluruh lintas perjalanan.

“Pada waktu-waktu di luar jam operasional tersebut, stasiun akan ditutup,” ujarnya, dikutip dari keterangannya.

Ia menjelaskan, KCI tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker saat berada di stasiun maupun di dalam KRL. “Pemeriksaan suhu tubuh saat akan naik KRL, penerapan physical distancing, serta membatasi hingga 60 orang per kereta,” tegasnya.

Sementara itu, penumpang yang menggunakan jasa kereta mengaku was-was, pasalnya penerapan social distancing di dalam kereta tampaknya tak berlaku.

“Di stasiun diberlakukan yang namanya social distansing, tapi di dalam kereta itu tidak ada pemberlakuan seperti itu. Maksimal 60 orang, tapi karena pengurangan KRL kaya gini yang terjadi malah penumpukan penumpang di setiap stasiun,” ujar, Deny, warga DKI Jakarta yang menggunakan KRL hari ini.

Menurutnya, kereta yang ditumpanginya adalah kereta pertama menuju Stasiun Bogor dengan pemberangkatan pertama dari Stasiun Jakarta Kota pada pukul 15.57 WIB. “Kalau petugas yang di dalem kereta, dia cuma lewat doang tanpa ada pemberitahuan tentang masalah social distancing, karena saking nge-beledugnya penumpang KRL. Makin parah bukan padet lagi, yang namanya social distancing sudah engga di berlakukan tadi mah. Padet banget,” tukasnya. (Fel)

Komentar

News Feed