oleh

Petugas Medis Penanganan Covid-19 Tewas Ditembak KKB Papua

indonesiakita.co – Satu orang petugas medis penanganan Covid-19 dikabarkan tewas akibat ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Diketahui, satu tenaga medis lainnya berhasil menyelamatkan diri dari serangan tersebut.

Kedua tenaga medis tersebut yakni, Almalek Bagau, SKM dan Eunico Somou, SKM yang merupakan anggota gugus tugas penanganan dan Pencegahan Covid-19 di Intan Jaya wilayah tugas Distrik Wandai. Eunico Somou, sementara SKM dikabarkan meninggaldunia.

“Jadi begini, kita belum bisa memberikan keterangan yang pasti. Karena kami susah ke TKP yang sangat jauh,” ujar ujar Kapolres Intan Jaya, AKBP Yuli Karre Pongbala.

Ia menjelaskan, lokasi TKP penembakan tenaga medis tersebut belum memiliki pos pengamanan. Dari 8 distrik baru 3 yang ada pos keamanan, termasuk Kepolisian.

“Lima distrik yakni Tomasiga, Agisiga, Ugimba, Wandai dan Iyandoga belum ada pos keamanan dan juga anggota kepolisian disana. Selain itu juga ditempat kejadian melewati Komeho. Sementara kita rencananya besok akan ke lokasi,” ungkapnya.

Yuli Karre menambahkan, jika informasi terkait penembakan tersebut diperoleh dari Pastoran Bilai. Kapolres menyebut, kedua petugas medis ini ditugaskan oleh Dinas Kesehatan Intan Jaya sebagai Tim Gugus Tugas Covid-19 diwilayah itu.

Ia juga menyebut bahwa kedua korban ini adalah anggota Gugus Tugas Tim Covid-19 dan mengantongi surat perintah dari Kepala Dinas Kesehatan Intan Jaya. Namun begitu pihaknya belum memastikan keduanya apakah ditembak atau lainnya.

“Saat ini kami dapat informasi 1 orang sudah meninggal. Kemudian yang satu korban lagi masih di Pastoran dan kondisinya kritis. Tapi kita belum tau pasti,apakah mereka ditembak atau dilukai. Kami belum pastikan itu karena kita belum melihat langsung,” tutupnya. (Waw)

Komentar

News Feed