oleh

Adu Kuat Ganjar Vs Bupati Karanganyar Soal Sholat Idul Fitri di Masjid dan Lapangan

indonesiakita.co – Keputusan memperbolehkan umat muslim untuk melakukan sholat Idul Fitri di Masjid atau pun lapangan yang dilakukan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono mendapat tanggapan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ia menilai langkah tersebut bertentangan dengan pemerintah.

Politisi PDI-P ini mendesak, agar bupati Juliyatmono meninjau kembali keputusannya dan mengikuti anjuran pemerintah. “Saya sudah komunikasi dengan Bupati Karanganyar, tapi belum ada jawaban. Saya coba WA [Whatsapps] terus, dan dari Kemenang [Kementerian Agama] akan menghampiri untuk diajak bicara,” ujar Ganjar, kemarin.

Ia juga menyayangkan keputusan Bupati Karanganyar izinkan sholat Idul Fitri di lapangan atau masjid. Bahkan Ganjar mengaku telah meminta seluruh kepala daerah di Jateng, tak hanya Karanganyar, untuk satu suara dalam penyelenggaraan sholat Idul Fitri.

“Saya menyarankan kepada bupati/wali kota agar mengikuti ketentuan dari pemerintah, dari Kementerian Agama atau Majelis Ulama Indonesia. Saya sarankan, mari kita ikuti aturan untuk melaksanakan sholat Idul Fitri di rumah masing-masing,” tegas Ganjar.

Adapun MUI Jateng, menurutnya juga sudah memberikan petunjuk tentang tata cara sholat Idul Fitri di rumah. “Kepala keluarga yang jadi imam dan khatib, bisa bapak atau putra yang sudah dewasa. Khotbahnya sudah disiapkan lebih singkat. Kalau itu bisa dilakukan, bisa mencegah [penularan Covid-19],” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed