oleh

Komisi VIII DPR Anggap Sikap Jokowi Gak Jelas Soal Pelonggaran PSBB

indonesiakita.co – Kebijakan pelonggaran PSBB yang dibuat pemerintah terus menuai polemik. Pasalnya, banyak pusat perbelanjaan dibuka, sementara rumah ibadah justru ditutup.

Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto menilai presiden Jokowi tidak konsisten atas kondisi tersebut. “Jangan pemerintah tidak konsisten. Jangan pasar boleh, masjid enggak boleh. Pasar boleh, mudik enggak boleh. Kan yang penting kata Pak Jokowi protokol corona,” tegasnya, kemarin di Jakarta.

Adapun pernyataan Jokowi sebelumnya telah meminta agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan memakai masker saat berbelanja ke pasar jelang lebaran. Hal ini menurut Yandri seperti mengisyaratkan semua lokasi tempat beraktivitas masyarakat bisa beroperasi kembali selama melaksanakan protokol pencegahan Covid-19.

“Kalau Pak Jokowi mau melonggarkan, longgarkan rumah ibadah di masjid, gereja, dan juga pura. Jangan ditutup, yang penting masyarakat atau warga memakai protokol corona, pakai masker tidak bersalaman, cuci tangan, kemudian jaga stamina. Itu bisa,”tegansya.

Ia menambahkan, bahwa sikap Jokowi terkait pasar yang mulai beraktivitas di tengah PSBB menunjukkan ketidakadilan. Padahal, “Justru orang ke rumah ibadah lebih aman sudah bersih, padahal kalau bepergian ke pasar lebih berisiko, kenapa orang ke masjid atau rumah ibadah lainnya tidak dibolehkan?” ketusnya.

Diketahui sebelumnya, Jokowi meminta masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan memakai masker saat berbelanja ke pasar jelang lebaran. Belakangan banyak masyarakat yang berbelanja meski status bencana wabah virus corona belum dicabut.

“Saya melihat pasar-pasar tradisional saat ini mulai ramai karena banyak masyarakat yang belanja dalam rangka persiapan hari raya. Saya ingin dipastikan ada pengaturan jarak yang baik, pakai masker,” ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas mengenai Persiapan Idul Fitri, Selasa (19/5).

Akibat dari kebijakan tersebut, sejumlah pasar tradisional di beberapa daerah diketahui dipadati masyarakat untuk berbelanja kebutuhan lebaran. Di Jakarta, Pasar Tanah Abang mulai dipadati pembeli setelah sempat tutup. Sementara Pasar Anyar Bogor juga dipadati pembeli. Bahkan, dua pusat perbelanjaan di Ciledug, Kota Tangerang sudah dibanjiri masyarakat sejak Minggu (17/5). (Waw)

Komentar

News Feed