oleh

KBRI Pulangkan 182 WNI dari Pakistan

indonesiakita.co – Kedutaan Besar Republik Indonesia di Islamabad, Pakistan menjelaskan, setidaknya 182 warga negara Indonesia (ENI) telah dipulangkan ke tanah air. Adapun kepulangan tersebut dilakuan dengan cara repatriasi mandiri.

Seluruhnya kembali ke tanah air dengan menggunakan pesawat maskapai Pakistan International Airways (PIA) melalui bandara Islamabad. Duta Besar RI di Islamabad, Iwan Suyudhie Amri, menyebutkan jumlah penumpang dalam proses repatriasi tersebut sebanyak 186 orang yang terdiri dari 182 WNI dan 4 warga asing. Sebanyak 136 anggota Jemaah Tabligh (JT), 17 mahasiswa, 13 santri, dan 16 wisatawan.

Sementara empat WNA terdiri dari 3 WN Pakistan yang merupakan suami dari WNI, serta 1 warga China yang menjadi santri di Pesantren Temboro, Magetan, Jawa Timur. “Keempat WNA tersebut adalah pemegang KITAS/ KITAP,” ujar Iwan.

Ia menjelaskan, bahwa proses pendataan WNI untuk repatriasi mandiri tidak mudah. Sebab para WNI tersebar di berbagai wilayah di Pakistan. “Khususnya bagi WNI anggota Jemaah Tabligh yang menjalani aktivitas secara berpindah dari satu daerah ke daerah lain,” jelasnya.

Diketahui, kebijakan lockdown yang dilakukan pemerintah Pakistan membuat KBRI mengambil langkah kreatif agar dapat menjangkau seluruh WNI. “Kami menjalin koordinasi intensif dengan berbagai pihak, baik otoritas Pakistan, pengelola Markaz JT di Raiwind dan Islamabad, kampus dan mahasiswa IIU, pengelola Markaz JT di Ancol, juga WN Pakistan (friends of Indonesia), untuk memastikan repatriasi mandiri ini

berhasil,”ungkapnya.

Selain itu, KBRI di Islamabad juga telah membentuk Satgas Covid-19 yang dikomandani Atase Pertahanan RI, Kolonel Kav. Dody Muhtar Taufik, yang mengawal proses repatriasi.

Satgas KBRI menyediakan kendaraan dari titik berangkat WNI menuju bandar udara Islamabad. Calon penumpang juga diberikan informasi untuk mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh PIA selama penerbangan dan Pemerintah Indonesia

pada saat kedatangan di Jakarta.

“Mereka juga wajib menggunakan alat pelindung diri yang diperlukan. Satgas KBRI juga melengkapi para penumpang dengan surat keterangan jalan dan surat keterangan bebas COVID-19 yang diterbitkan otoritas kesehatan Pakistan,” tutup Iwan. (Waw)

Komentar

News Feed