oleh

Jadi Penasehat Jurnalis Nahdliyin, Rizal Ramli: NU, Jatim dan Jurnalis Adalah Bagian Hidup Saya

indonesiakita.co – Tokoh nasional Rizal Ramli selalu dikaitkan dengan sosok mantan presiden KH Abdurrahman wahid. Bahkan, Forum Komunikasi Jurnalis Nahdliyin (FJN) mendaulatnya sebagai penasihat.

Diketahui, forum yang dibentuk pada tahun 21 Ramadan 1441 H ini merupakan tempat komunikasi jurnalis dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) kultural atau nahdliyin di Jawa Timur.

“Rizal Ramli itu nahdliyin, Gusdurian dan loyalis Gus Dur. Ia orang yang sangat dekat dengan NU dan jurnlis, pas buat dimintai nasehat,” ujar Juru bicara FJN, Muhamad Didi Rosadi, kemarin.

Sementara itu, tokoh lain di FJN yakni, Abdul Hadi JM menyebut bahwa Rizal Ramli sosok yang cerdas, kritis dan berani. Karena itu banyak ilmu dan pengalaman yang bisa ditularkan kepada para sahabat jurnalis nahdliyin. Ia juga menambahkan, mantan Menteri di era Gus Dur dan Jokowi itu sebagai pribadi yang punya karakter. Ia berani menyuarakan kebenaran meskipun itu pahit. “Jurnalis Nahdliyin ini butuh sentuhan orang yang kritis dan independen. Rizal Ramli lah orangnya, ” tegasnya.

Nama Rizal memang kerap disandingkan dengan Gusdur, mengingat ia pernah menjabat berbagai posisi disaat Gusdur menjadi presiden RI. Namun, justru tugas Rizal cukup berat, karena salah satu yang ia lakukan adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi dimana saat itu berada di posisi minus.

Adapun salah satu kebijakan yang dijalankan Tim Ekonomi Gusdur yakni sukses mempercepat pertumbuhan ekonomi dari negatif 3 persen ke positif 4,9 persen yakni melalui program restrukturisasi korporasi milik negara maupun unit usaha swasta.

Menariknya, Rizal juga ternyata sangat dekat dengan dunia peesantren di Jawa Timur. Bahkan ia didaulat oleh para alumni Tebuireng dengan sapaan Gus Romli. Mendapat permintaan dari para Nahdiyin, Rizal pun mengaku senang dan bangga, karena menurutnya warga Nahdliyin bagian dari hidupnya.

“saya sangat senang dan bersedia jadi penasihat Forkom Jurnalis Nahdliyin yang ada di Jatim, karena NU, Jawa Timur dan Jurnalis adalah bagian dari hidup saya,” jelas Rizal. (Waw)

Komentar

News Feed