oleh

Bebas dari Lapas Cibinong, Bahar Bin Smith Siap Dakwah Lagi

indonesiakita.co – Terpidana kasus penganiayaan anak di bawah umur Bahar bin Smith keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cibinong. Diketahui, ia keluar setelah mendapatkan program asimilasi.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Jawa Barat, Abdul Aris, menjelaskan Bahar sudah menjalani setengah masa tahanan yang merupakan salah satu syarat mendapatkan asimilasi. “Kalau hak integrasinya itu pada tanggal 12 November 2020 mendatang. Saat ini dia ikut program asimilasi dari Kemenkum HAM,” kata Abdul, kepada wartawan, kemarin.

Sebagai informasi, Bahar divonis bersalah pada 9 Juli 2019 lalu dengan hukuman 3 tahun penjara dan denda Rp50 juta subsider 1 bulan masa tahanan. Dia dinyatakan secara sah dan meyakinkan telah melakukan penganiayaan yang masuk dalam tindak pidana.

Sementara itu, Kuasa hukum Bahar bin Smith, Aziz Yanuar menyatakan bahwa pembebasan kliennya sudah sesuai aturan dan tanpa remisi. “Sudah bebas keluarnya jam empat tadi,” ucap dia singkat.

Bahar menyampaikan beberapa pesan melalui video. Ia merekam sendiri pernyataan melalui video berdurasi 1 menit 55 detik di dalam mobil setelah keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cibinong atau Pondok Rajeg, Bogor. “Pada hari ini Sabtu tanggal 16, Alhamdulillah al fakir, Bahar bin Ali bin Smith telah bebas dari Lapas Pondok Rajeg,” kata dia dalam video tersebut.

Ia berterima kasih kepada sejumlah ormas Islam, Alumni 212 hingga Rizieq Shihab sekaligus berjanji akan melakukan aktivitas dakwah seperti sebelum tersandung kasus hukum.

Setidaknya ada delapan narapidana di Lapas Cibinong yang mendapat program serupa. Bahar seharusnya mendapatkan status bebas murni pada tahun 2021 mendatang jika tidak ada program asimilasi. (Fel)

Komentar

News Feed