oleh

Dampak Permenhub, Ratusan Penumpang Membludak di Bandara Soetta!

indonesiakita.co – Penumpang di Terminal Bandara Soekarno Hatta, Tangerang hingga kini terus meningkat. Bahkan tak heran, terlihat ratusan calon penumpang berdesakan, padahal sampai saat ini jarak aman merupakan salah satu acara dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Terpantau sejak Kamis pagi 14 Mei 2020 ratusan calon penumpang sudah menumpuk. Melihat kondisi tersebut, PT Angkasa Pura II selaku pengelola bandara angkat bicara.

“Antrean di posko verifikasi dokumen terjadi mulai pukul 04.00 WIB, di mana calon penumpang memiliki tiket pesawat untuk penerbangan antara pukul 06.00 – 08.00 WIB,” jelas Senior Manager Branch Communications and Legal Bandara Soekarno-Hatta Febri Toga, kemarin.

Setidaknya hari tersebut, ada 13 penerbangan dengan keberangkatan hampir bersamaan, yaitu 11 penerbangan Lion Air Group dan 2 penerbangan Citilink.

“Seperti diketahui, pada masa pengecualian dalam pembatasan penerbangan ini, calon penumpang harus verifikasi kelengkapan dokumen sebagai syarat untuk bisa memproses check in. Verifikasi dokumen dilakukan oleh personel gabungan dari sejumlah instansi yang masuk dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang ada di posko pemeriksaan,” jelas dia.

Sebagai informasi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi merestui kembali beroperasinya seluruh moda transportasi sejak 7 Mei 2027 melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 Hijriah dan berlakunya Surat Edaran (SE) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Dimana surat Edaran ini berisi tentang teknis Permenhub tersebut dan dalam operasionalnya diharuskan untuk melayani pengguna terkait urusan pekerjaan, bukan mudik.

Para penumpang harus membawa dokumen yang diverifikasi sebagai syarat agar calon penumpang dapat memproses check in, antara lain tiket penerbangan, surat keterangan dinas, surat bebas Covid-19, dan dokumen lainnya seperti tertera dalam SE Nomor 4 Tahun 2020. (Waw)

Komentar

News Feed