oleh

Komisi III DPR Hantam Kemenkumhan Soal Jual Beli Napi Asimilasi Sebesar Rp 5-10 Juta!

indonesiakita.co – Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) disambut mendapat sambutan pertanyaan keras dari Komisi III DPR terkait jual-beli napi asimilasi. DIketahui, setidaknya ada 30 ribu lebih napi bebas karena pandemi corona.

Wakil Ketua Komisi III DPR Adies dalam rapat virtual, Senin (11/5) mengatakan, nilai jual-beli yang terjadi  yakni sebesar Rp 5-10 juta.

“Kita dengar di media bahwa dijual Rp5 juta sampai Rp10 juta, sudah bisa diberikan asimilasi. Pak Menteri waktu itu menyampaikan akan membentuk tim khusus. Oleh karena itu, kami ingin menanyakan sejauh mana tim khusus ini menanganinya?” tegasnya.

Sementara itu, Dirjen PAS Kemenkum HAM Reynhard Silitonga mengatakan, bahwa dugaan tersebut telah mendapat investigasi dari pihaknya namun tidak menemukan seperti isu yang beredari di masyarakat.

“Di Lampung yang Rp5 juta, Rp10 juta. Perlu kami laporkan ini kepada Pak Adies, bahwa itu sudah turun tim Pak ke Lampung, ada dibentuk 1 tim yang internal maupun dari inspektorat, kemudian bersama-sama turun ke Lampung dan hasilnya, sudah ada hasilnya, Pak, tidak ditemukan informasi tersebut, yang Rp5 juta itu,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, bahwa pihaknya akan menindak oknum petugas bila melakukan pelanggaran tersebut. Hal ini sesuai arahan dari Menkum HAM Yasonna Laoly.

“Tapi saya Dirjen baru, kalau itu ditemukan, Rp5 juta dan Rp10 juta, mohon maaf ini Pak kalau saya salah. Hasil itu ternyata berkembang dan ditemukan, kami rasa, yang pertama itu sesuai dengan Pak Menteri itu, dipecat. Yang kedua itu tidak bisa lagi, harus kita kasih contoh Pak, dipidanakan,” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed