oleh

Tak Harmonis, DPR Sudutkan Doni Monardo Cs Soal Wabah Corona

indonesiakita.co – Kinerja Gugus Tugas Covid-19 yang dipimpin Letjen Doni Monardo dinilai kurang maksimal. Bahkan, tak heran kondisi saat ini membuat antar lembaga saling tumpang-tindih, baik data maupin informasi terkait isu Covid-19.

Anggota Tim Pengawas Covid-19 DPR RI, Siti Mukaromah menjelaskan, hal itu menurutnya terlihat dari koordinasi antar kementerian saat kondisi seperti saat ini. “Mestinya Gugus Tugas memaksimalkan koordinasi antar kementerian dan lembaga dalam penanganan wabah Covid-19. Ini agar tidak ada tabrakan antar institusi dalam kementerian dan lembaga terkait penanganan Covid-19,” tegasnya kemarin, di Jakarta.

Ia menjelaskan, bahwa pentingnya sinergitas antara pusat dan daerah saat ini tak terlihat.Hal itu terbukti dalam beberapa kasus terlihat belum sejalan antara kebijakan pusat dengan daerah.

“Kami berharap Gugus Tugas dapat menjadi pionir melakukan mediasi seluruh kepentingan untuk menghilangkan wabah ini dari muka bumi. Gugus Tugas sebaiknya mengintegrasikan kementerian dan lembaga sehingga tidak ada antar instansi maupun antara pusat dengan daerah agar tidak membingungkan masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, terkait pelaksanaan program Jaminan Pengaman Sosial (JPS) yang terlambat sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat. Seharusnya bantuan bisa lebih cepat dan merata sehingga mereka yang berdampak tidak sampai resah sehingga terdorong untuk kembali ke desanya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menyebut, saat ini DPR maksimal dalam hal pendistribusian bahan pokok. “Secara pribadi maupun dalam payung partai dan organisasi, anggota DPR sudah bergerak termasuk di daerah pemilihan masing-masing untuk membagikan bahan pokok, hand sanitizer, masker, nasi kotak, alat pelindung diri (APD) untuk rumah sakit, dan sebagainya,ā€¯tutupnya. (Waw)

Komentar

News Feed