oleh

1.891 Jenazah di DKI Telah Dimakamkan dengan Protap Covid-19

indonesiakita.co – Setidaknya, ada 1.891 jenazah di DKI Jakarta telah dimakamkan dengan prosedur tetap atau protap penanganan pasien virus corona atau Covid-19. Adapun jumlah tersebut berdasarkan data di website corona.jakarta.go.id yang dikutip pada, Minggu (10/5).

Dimana dalam grafik yang ditayangkan jumlah pemakaman dengan protap covid-19 naik turun. dari data ini sejak Maret sampai 6 Mei 2020.

Sebut saja, pada 9 Mei saja, ada 15 jenazah yang dimakamkan dengan protap Covid-19. Sementara pada 8 Mei berjumlah 35 pemakaman dengan protap yang sama.

Meski demikian, jenazah yang dimakamkan dengan protap Covid-19 ini tidak semua merupakan pasien yang telah dinyatakan positif terinfeksi virus Corona.

Ada juga yang masuk dalam kelompok orang dalam pemantauan (ODP) ataupun pasien dalam pengawasan (PDP) yang belum tes covid-19 ataupun masih menunggu hasil. Sebab beberapa di antaranya, hasil tes keluar ketika pasien meninggal telah dimakamkan.

Diketahui, saat ini terdapat 13 rumah sakit yang telah ditetapkan sebagai rujukan dalam penanganan pasien corona atau Covid-19. Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan, setidaknya delapan dari 13 rumah sakit rujukan Covid-19 tersebut ditetapkan melalui surat keputusan dari Menteri Kesehatan (Menkes). “Yang ditunjuk melalui Keputusan Gubernur ada lima RS,” ujar Ani di Jakarta, Rabu (29/4/2020).

Sejumlah RS tersebut yakni, RSPI Sulianti Saroso Jakarta Utara, RSUP Persahabatan dan RSU Bhayangkara Jakarta Timur, RSPAD Gatot Soebroto serta RSAL Mintohardjo Jakarta Pusat. Lalu ada pula RSUP Fatmawati dan RSUD Pasar Minggu Jakarta Selatan.

Selain itu, ada lima rumah sakit yang ditetapkan melalui Kepgub Nomor 378 Tahun 2020 tentang Penetapan Rumah Sakit Rujukan Penanggulangan Penyakit Covid-19. Yaitu RSKD Duren Sawit, RSUD Tarakan dan RSU Pertamina Jaya. Lalu ada RS Pelni dan RSUD Koja. (Waw)

Komentar

News Feed