oleh

Disnakertrans dan Energi DKI Jakarta Tutup 101 Perusahaan Langgar PSBB

indonesiakita.co – Kepala Disnakertrans dan Energi DKI Jakarta menyatakan ada 660 perusahaan di Ibu Kota melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Setidaknya, terdapat 101 di antaranya langsung ditutup.

“Ya.. ada sekitar 101 perusahaan ditutup hingga PSBB selesai, yaitu 22 Mei 2020,” tegasnya, kepada wartawan, kemarin.

Adapun Ke 101 perusahaan yang ditutup tersebut, merupakan usaha di luar 11 sektor yang masih diizinkan beroperasi selama PSBB berdasarkan Pasal 11 Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2020.

Diketahui, sejumlah perusahaan yang ditutup itu 16 di antaranya di Jakarta Pusat, 26 di Jakarta Barat, 19 di Jakarta Utara, 7 di Jakarta Timur dan 33 di Jakarta Selatan.

 

Selain itu, ada pula 119 usaha dari 660 perusahaan yang melanggar diberi peringatan oleh Disnakertrans DKI karena tidak menerapkan protokol kesehatan selama PSBB. Ke 119 usaha itu telah mendapatkan izin operasi dari Kementerian Perindustrian. “Kita serahkan ke Kementerian Perindustrian untuk menerapkan sanksinya. Tugas kita hanya melakukan pembinaan dan pelaporan saja,” ungkapnya.

Kemudian, ada 440 usaha yang diizinkan beroperasi selama PSBB di Jakarta dinyatakan melanggar karena tak menerapkan protokol kesehatan sebagaimana diatur dalam Pergub Nomor 33 Tahun 2020. Perusahaan itu hanya diberi teguran, tak ditutup.

“Perusahaan itu tersebar di Jakarta Pusat ada 127 perusahaan, 56 Jakarta Barat, 80 Jakarta Utara, 74 Jakarta Timur, 99 Jakarta Selatan, dan 4 Kepulauan Seribu,” Jelas Andri.

Kendati demikian, ia menolak menyebutkan identitas perusahaan melanggar PSBB baik yang sudah ditutup maupun diberi peringatan. “Belum bisa diumumkan, nanti ya,” tutupnya. (Waw)

Komentar

News Feed