oleh

Desak KPK Awasi Kartu Prakerja, Gerindra Curigai Ada Peluang Korupsi!

indonesiakita.co – Kontroversi Kartu Prakerja sampai hari ini masih menjadi perhatian publik. Kini politisi Partai Gerindra Habiburokhman mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi pelaksanaan salah satu program andalan presiden Joko Widodo.

“Sebenarnya ide Pak Jokowi sangat baik dan saya tahu itu kalau dilaksanakan dengan baik akan sangat bagus, tetapi pelaksanaannya sangat mengkhawatirkan jangan sampai Pak Jokowi ditipu sama anak kecil,” tegasnya, dalam rapat dengar pendapat Komisi III dengan KPK di DPR, Rabu (29/4).

Di hadapan Pimpinan KPK, ia meminta agar program tersebut diawasi, karena pengadaan jasa dalam bentuk pelatihan digital rawan terjadi korupsi.

Selain itu, ia juga menilai bahwa biaya mahal pelatihan hanya untuk membuat makanan pempek. Padahal, kata dia, hal tersebut dapat ditemukan gratis di platform lain. “Saya bingung ada pelatihan bikin pempek pak Rp600ribu itu kan ada e-katalog kalau misalnya bapak usut pengadaan bapak usut,” sambungnya.

Anggota komisi III DPR RI itu menambahkan, seharusnya penentuan harga dalam pelatihan digital itu harus diusut dengan jelas. “Jadi itu bagaimana penentuan harga itu, ada bikin kopi sekian ratus lebih lah, itu dikejar pak, ini kita geregetan pak, kita ingin Pak Jokowi sukses dengan program kartu prakerja jangan ada yang berani mengambil kesempatan,” tukasnya. (Fel)

Komentar

News Feed