oleh

Ngeriii, Sosok di Belakang Stafsus Jokowi Dipertanyakan!

indonesiakita.co – Direktur Eksekutif Lokataru Foundation menyoroti stafsus Jokowi yakni Adamas Belva Syah Devara yang mundur dari istana. Menurutnya, sikap mundur tersebut tidak lah cukup, karena ia mendesak agar publik mengetahui siapa sosok yang berada di balik Belva.

“Ada sebagian yang puas dengan mundurnya mereka, tapikan gak gitu juga. Karena buat kita masyarakat mundur saja tidak cukup. Harus diusut sebenarnya siapa di belakang dia?” tegasnya hari ini.

Ia menjelaskan, bahwa selain Kartu Prakerja yang disalurkan untuk masyarakat terdampak virus corona baru (Covid-19), Haris Azhar juga berharap proyek bansos lainnya bisa diusut. “Sejumlah proyek raksasa seperti ini harus dibuka, soal dana bantuan pencegahan Covid-19, dana prakerja, ini semua kayaknya bancaan saja,” tukasnya.

Sebelumnya, Belva menyatakan mundur dari stafsus Jokowi. Dan kemudian disusul oleh  Andi Taufan Garuda Putra yang mundur dari posisi Staf Khusus Presiden Joko Widodo atau Jokowi. ia merupakan CEO PT Amartha sebelumnya dikritik karena membuat surat kepada para camat se Indonesia, terkait kerjasama soal penanganan wabah Covid-19.

Dimana Andi Taufan meminta para camat mendukung relawan PT Amartha Mikro Fintek dalam menangani virus corona (Covid-19). Perusahaan itu diketahui milik Andi.

“Perkenankan saya untuk menyampaikan informasi pengunduran diri saya sebagai Staf Khusus Presiden Republik Indonesia yang telah saya ajukan melalui surat pada 17 April 2020,” kata Andi Taufan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/4) lalu. (Waw)

Komentar

News Feed