oleh

Khofifah Perketat Akses Masuk Wilayah Jawa Timur

indonesiakita.co – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menegaskan, bahwa Jawa Timur akan memperketat akses masuk bagi warga yang akan datang ke wilayah tersebut. Ia menjelaskan, setidaknya ada 9 titik yang akan dipantau.

Hal ini dilakukan masih terkait pencegahan wabah virus corona. Beberapa wilayah tersebut adalah, perbatasan Tuban dan Rembang, perbatasan Bojonegoro dengan Cepu, perbatasan Kali Mantingan dengan Sragen yang jalur arteleri serta perbatasan Ngawi Mantingan dengan Sragen jalur tol.

Kemudian, ada pula perbatasan Kabupaten Magetan dengan Kalianyar, perbatasan Kabupaten Ponorogo dengan Wonogiri, perbatasan Kabupaten Pacitan dengan Wonogiri, dan pintu masuk melalui pelabuhan laut yaitu pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi.

“Insya Allah mulai nanti jam nol nol, pintu-pintu penyekat di sembilan titik di Jawa Timur akan makin disolidkan. Titik-titik yang saya sebut sembilan itu ada yang di ketapang Banyuwangi, ada yang di Bojonegoro, ada yang di Ngawi dua titik,” ujarnya, kemarin.

Ia menambahkan, langkah tersebut juga dibantu oleh pihak kepolisian. “Ada sekitar 260 ribu warga Jatim yang merantau di Jabodetabek, sehingga kami akan koordinasi dengan Dirlantas Polda Jatim untuk menjaga sembilan titik ini,” pungkasnya. (Waw)

Komentar

News Feed