oleh

Menko Luhut Mendadak Bicara Soal Perpres Pengolahan sampah, Ada Apa Ini?

indonesiakita.co – Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, pemerintah masih menjadikan penanganan limbah plastik sebagai prioritas nasional. Hal ini ia sampaikan hari ini dalam diskusi virtual.

“Indonesia berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan program pembangunan berkelanjutan dan untuk memerangi limbah plastik dan menjadikannya sebagai salah satu agenda prioritas nasional kami,” ungkapnya.

Menurutnya, Presiden Joko Widodo telah mengambil langkah strategis dengan menetapkan Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis.

Selain itu, ada pula Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2018 tentang Penanganan Sampah Laut, yang di dalamnya memuat Rencana Aksi Penanganan Sampah Plastik di Laut Tahun 2018-2025.

Ia menjelaskan, bahwa pengurangan sampah plastik di laut itu sendiri harus dilakukan secara terintegrasi dalam lingkup nasional, regional, dan global, terutama melalui pengurangan sampah yang berasal dari aktivitas di darat.

“Saya bangga mengumumkan bahwa Indonesia akan memilih bukan apa yang mudah, tetapi apa yang benar. Daripada bertahan dengan pendekatan business as usual, kami akan menerapkan pendekatan perubahan sistem penuh untuk memerangi limbah plastik dan polusi,” tambah Luhut.

Adapun Indonesia telah bergabung dengan Global Plastic Action Partnership, sebuah platform kolaborasi publik-swasta baru yang diluncurkan di World Economic Forum.

“Melalui NPAP Indonesia, kami telah menciptakan platform untuk menyatukan pemikiran-pemikiran terbaik Indonesia untuk menghadapi polusi plastik bersama-sama, dari peneliti ke bisnis dan masyarakat sipil,” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed