oleh

Pemerintah Tender Proyek Ibu Kota Baru Rp 85 Miliar di Tengah Pandemi Corona

indonesiakita.co – Pemerintah tampaknya terus berupaya memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Namun ironisnya, langkah ini ditempuh saat pandemi corona terus meluas di berbagai wilayah di Indonesia.

Dimana penyusunan rencana induk dan strategi pengembangan IKN atau master plan ibu kota baru tersebut terdaftar dalam Layanan Pengadaan Secara Elektronik milik Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LPSE LKPP).

Di dalam website tersebut, terlihat tender paket ibu kota baru didaftarkan pada tanggal 24 Maret 2020 lalu oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. Diketahui, nilai tender atau Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang tertera di sana, mencapai Rp 85 miliar.

Emin Adhy Muhaemin, Direktur Pengembangan Sistem Pengadaan Secara Elektronik LKPP membenarkan, bahwa paket tersebut atas nama Bappenas. Bappenas memasang tender terbuka pada Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) yang dikelola oleh LPSE.

“Bahasa terangnya adalah numpang pengadaan. Tapi seluruh proses, jadwal, metode yang dipilih (penunjukan langsung/seleksi) dan persyaratan ditentukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pokja Pemilihan dari Bappenas,” ungkapnya, kemarin.

Namun demikian menurutnya, terkait metode dan waktu akan dimulainya proses pengadaan, merupakan kewenangan Bappenas.

“Jadi kalau mau lebih detailnya kapan proses pengadaan mau dilakukan, yang tahu persis ya Bappenas. Kenapa pilih metode penunjukan langsung bukan seleksi, teman-teman Bappenas yang kompeten menjawab,” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed