oleh

Perawat di Sukahrjo Meninggal Karena Covid-19

indonesiakita.co – Seorang perawat di Sukoharjo, berinisial AR meninggal dunia. Ia menghembuskan nafas terakhirnya setelah sebelumnya mendapatkan perawatan di RSUD dr Moewardi, Solo.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati membenarkan adanya perawat yang meninggal dunia tersebut.

“Iya benar, ada seorang perawat asal Sukoharjo berstatus PDP (Pasien Dalam Pengawasan) Covid-19 yang meninggal dunia. Sebelum meninggal dia menjadi pasien di RS Moewardi Solo,” katanya, hari ini.

Yunia menambahkan, bahwa yang almarhum sudah melakukan swab dan dikirim ke Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta. Namun hasilnya belum diketahui hingga sekarang.

Kepada dokter setempat, pria berusia 45 tahun asal Desa Cemani tersebut sempat mengeluhkan gangguan pernapasan, sehingga diisolasi di RSUD dr Moewardi. “Almarhum sempat dilakukan rapid test, dan hasilnya negatif. Dia juga sempat mengeluhkan gangguan pernapasan. Sekarang kami tunggu hasil swab keluar untuk mengetahui penyebab kematiannya,” sambung Yunia.

Adapun saat ini, jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo pada hingga 18 April menjadi 10 orang. Hingga saat ini di Sukoharjo sudah ada 2 tenaga medis terpapar Covid-19.

Sementara sebaran pasien positif Covid-19 di Sukoharjo, yakni 3 kasus di Kecamatan Grogol, 3 kasus di Kecamatan Baki, 2 kasus di Kecamatan Kartasura, 1 kasus di Kecamatan Nguter dan Mojolaban. “Satu pasien Covid-19 asal Kecamatan Grogol meninggal dunia pada tanggal 19 Maret lalu. Sisanya kami rawat di rumah sakit semua,” tutupnya. (Waw)

Komentar

News Feed