oleh

Kontroversi Kartu Prakerja Jokowi, DPR: Jangan Sampai Setelah Pelatihan Mereka Masih Nganggur!

indonesiakita.co – Kartu pra kerja Jokowi terus menuai cibiran dari banyak pihak. Mengingat, pohak yang bekerjasama dengan program tersebut ternyata adalah stafsus milenial Jokowi.

Karena demikian, Pemerintah diminta agar segera mengumumkan lembaga-lembaga pelatihan yang akan menjadi mitra dalam program kartu prakerja. Sebab, saat ini, para calon peserta telah melakukan proses pendaftaran.

“Para peserta yang terpilih untuk mengikuti pelatihan ini tentu ingin mengetahui profile masing-masing lembaga pelatihan. Dari situ mereka akan menentukan pilihan. Jangan sampai, lembaga pelatihan yang mereka pilih ternyata tidak sesuai ada yang sesuai dengan minat dan bakatnya,” ujar anggota komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay, kemarin.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga mendesak pemerintah untuk memaparkan secara lebih detail apa saja yang akan diajarkan oleh lembaga-lembaga pelatihan tersebut. Sebab, disinyalir bahwa pelatihan yang diberikan tidak jauh berbeda dengan apa yang ada di media-media sosial.

Jika demikian, kata Saleh, tentu tidak perlu bekerja sama denga lembaga-lembaga pelatihan. Mengingat pelatihan lewat media sosial sudah sangat banyak dan rata-rata gratis.

“Ada banyak pelatihan gratis. Misalnya, pelatihan beternak kambing, ayam, udang, ikan, dan lain-lain. Ada juga pelatihan bertanam palawija seperti cabe, bayam, jagung, wotel, mentimun, dan lain-lain. Bahkan banyak juga pelatihan dan panduan bisnis online yang dapat diikuti secara gratis,” sambungnya.

Saleh menanyakan, apakah sudah ada perusahaan yang siap menampung mereka bekerja, atau paling tidak magang? Apakah ada skema pemberian modal kepada mereka jika nanti ada rencana untuk membuka usaha sendiri?

“Jangan sampai, sebelum ikut program mereka menganggur, setelah ikut juga menganggur. Itu artinya mereka menganggur dua kali. Mereka hanya dapat insentif pelatihan saja. Kalau begitu modelnya, kartu prakerja ini persis sama dengan bantuan-bantuan sosial lainnya,” tukasnya. (Fel)

Komentar

News Feed