oleh

Warga Garut Buang Bantuan dari BUMDes Karena Busuk dan Bau!

indonesiakita.co – Sungguh menyedihkan, bagaimana tidak… bantuan pangan non-tunai yang diterima oleh masyarakat Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut ternyata sudah membusuk dan berbau. Bantuan tersebut akhirnya dibuang warga.

Sebagaimana diketahui, bantuan tersebut dibagikan oleh BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) Sukasenang.

“Baru tadi dibagikan di salah satu rumah pegawai desa. Saat dibagikan langsung datang ke rumah mengeluhkan kondisi sejumlah barang seperti buah salak, sayuran berupa wortel yang kondisinya busuk. Daging yang dibagikan juga sudah bau,” ujar Ketua RW 10, Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Enjang Suryaman kepada wartawan, hari ini.

Enjang mengatakan, bahwa bantuan yang dibagikan hari ini oleh BUMDes Sukasenang, berisi 10 butir telur, satu tempe, setengah kilo wortel, kentang, setengah kilo buah salak, dan satu kilo daging ayam. Karena sebagian barang yang dibagikan busuk, warga yang menerima pun akhirnya membuangnya.

Padahal menurutnya, masyarakat di tengah pandemik corona yang membutuhkan asupan gizi yang cukup tapi malah diberi bantuan pangan yang tidak sehat. “Ini kalau diuangkan tidak akan sampai Rp 100.000 karena sekarang harga-harga sedang murah. Besok katanya mau dibagikan juga beras 10 kilogram, dan pasti yang kualitasnya biasa saja. Padahal BPNT ini alokasinya Rp 200.000 per orang,” sambungnya.

Program BPNT di desanya sendiri, disebut Enjang, selama ini dikelola oleh BUMDes Sukasenang dan dijalankan oleh para pegawai desa. “Masyarakat membutuhkan asupan gizi yang cukup dan baik, apalagi di tengah kondisi ekonomi sulit karena corona seperti ini. Tapi ini malah memberikan bahan pangan yang tidak layak. Yang ada bukan menyehatkan, malah membuat sakit,”  tukasnya.

Terkait hal ini, Sekretaris Desa Sukasenang, Dani Annida menyebut memang ada ketidaktelitian pihak BUMDes sebelum membagikan BNPT kepada warga yang menerima hari ini. Ia menyebut bahwa saat sayuran datang ke BUMDes sudah dalam kemasan beberapa diantara dalam kondisi busuk.

Pihak BUMDes sendiri, disebutnya, sudah melakukan penyortiran barang tersebut. “Tapi ternyata masih ada yang busuk yang dibagikan ke warga. Tadi sudah meminta agar ditukarkan, tapi ternyata sudah dibuang,” jelasnya singkat. (Fel)

Komentar

News Feed