oleh

Patung Dewa Perang Guan Yu Roboh di Tuban, Pertanda Apa??

indonesiakita.co – Sebuah Patung Dewa Perang Kwan Sing Tee Koen atau bernama asli Guan Yu yang disebut-sebut sebagai patung tertinggi se-Asia Tenggara roboh. Bahkan, informasi ini ramai dibicarakan netizen di sosial media.

Adapun patung tersebut berada di Kelenteng Kwan Sing Bio, Tuban, Jawa Timur roboh, Kamis (16/4). “Penyebab runtuhnya murni karena faktor alam, bukan penyebab yang lainnya,” ujar Ketua Umum Tempat Ibadad Tri Darma (TITD) Kelenteng Kwan Sing Bio, Gunawan Putra Wirawan, kemarin.

Ia menjelaskan, bahwa pihaknya juga dihubungi oleh pihak kementerian agar kooperatif jika ditanya awak media terkait robohnya patung, agar tidak ada yang mengambil keuntungan atas kejadian ini. “Saya diberikan masukan dari kementerian, agar dijawab apa adanya, kalau sebab runtuhnya karena faktor alam,” sambungnya.

Sementara itu, warga setempat menuturkan, patung itu runtuh sekitar pukul 10.15 WIB. Sebelumnya, terdengar suara gemuruh yang tidak diketahui asal bunyi itu. Saat dia menengok patung Kwan Sing Tee Koen, hanya terlihat rangka tengahnya saja dan puing bangunan hancur. “Ya.. langsung runtuh begitu saja, seperti gempa,” ujarnya singkat kepada awak media yang mendatangi lokasi.

Sebagai informasi, Kelenteng Kwan Sing Bio merupakan tempat ibadah bagi penganut agama Buddha, Tao dan Konghucu, atau yang biasa dikenal dengan Tri Dharma. Tempat ibadah ini dipersembahkan kepada Dewa Kwan Kong. (Fel)

Komentar

News Feed