oleh

Luhut Sore Ini Bahas Larangan Mudik, Bikin Ulah Lagi?

indonesiakita.co – Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi mengatakan, pihaknya akan menggelar rapat bersama Ad Interim Menteri Perhubungan Luhut Binsar Panjaitan pada sore hari ini. Adapun yang dibahas adalah salah satunya mengenai mudik lebaran tahun ini.

“Nanti sore pak Luhut minta ke saya. Kalau ada statement mudik dilarang, skema kita seperti apa? Gimana model pergerakan kendaraan umum? Nanti sore akan dirapatkan,” ucapnya dalam sesi teleconference, Jumat (17/4/).

Ia mengatakan, kemungkinan besar akan diterapkan larangan mudik tahun ini. “Kemungkinan, larangan mudik dilakukan kalau melihat situasi ke depan. Apalagi hari libur nasional sudah digeser ke akhir tahun,” tambahnya.

Kendati demikian menurutnya, keputusan akhir ada di tangan Kementerian Kesehatan. “Indikator sedang dipertimbangkan dari semua aspek. ini kami akan menunggu keputusan pemerintah. Yang seperti ini saya dapat petunjuk dari pak Luhut, kalau penumpang oke dilakukan (dilarang). Tapi kalau kendaraan logistik jangan,”¬† tutupnya.

Sebaga informasi, pernyataan Menko Luhut cenderung dinilai banyak memiliki kontroversi. Baik soal TKA asal China, pariwisata serta kebijakan memperbolehkan penumpang bagi Ojol beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Juru Bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi), Fadjroel Rachman menyebut warga diperbolehkan mudik saat lebaran Idul Fitri tahun ini. Namun, pemudik berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dan diminta melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Tak lama, Menteri Sekretaris Negara Pratikno memberikan klarifikasi terkait pernyataan Fadjroel terkait kebijakan mudik saat situasi pandemi COVID-19.

“Yang benar adalah pemerintah mengajak dan berupaya keras agar masyarakat tidak perlu mudik,” kata Pratikno melalui pesan singkat kepada wartawan yang diterima di Jakarta, Kamis (2/4/2020).

Sementara itu, menanggapi hal ini, Sekretaris Jenderal Organisasi Angkutan Darat (Organda), Ateng Aryono menyambut baik kebijakan itu. Pengusaha angkutan merasa memiliki peluang untuk tetap menjalankan bisnis.

“Menyangkut perjalanan itu jadi domain kita. Sebetulnya dari sisi bisnis pergerakan itu menjadikan kita punya kesempatan untuk berbisnis. Itu peluang buat kita,” ujarnya, Kamis (2/4/2020) lalu. (Fel)

Komentar

News Feed