oleh

Satelit Nusantara 2 Buatan China Gagal Mengorbit, Begini Cara PSN ‘Ngeles’!

indonesiakita.co – Satelit Nusantara Dua pada hari Kamis (9/4), telah meluncur dari Xichang Satellite Launch Center (XLSC) di Xichang, Cina, pada pukul 19.46 waktu setempat.

Setelah proses lift off berjalan dengan baik, terjadi anomali ketika memasuki tahap pelepasan roket tingkat tiga, sehingga satelit tidak bisa mencapai orbit yang ditetapkan.

Diketahui, satelit ini dibuat oleh China Great Wall Industry Corporation dengan berat saat diluncurkan adalah 5.500kg. Sementara bobot roket peluncurannya mencapai 425.800kg.

Dengan kapasitas 20x36MHz transponder C-band FSS dan 9,5Gbps HTS, satelit ini dapat mencakup wilayah seluruh Indonesia, Asia Pasifik, hingga Australia untuk transponder C-Band dan seluruh Indonesia untuk HTS.

Satelit ini akan memiliki masa hidup hingga 15 tahun mendatang dan memiliki teknologi serupa pendahulunya, yakni Nusantara Satu. Adapun teknologi itu termasuk Classic Fixed Satellite Service di C-band dan HTS di Ku-band.

Sementara itu, PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) bersama dengan shareholders, PT Pintar Nusa Sejahtera (Pintar), berkomitmen untuk terus membangun kapasitas satelit di Indonesia.

Direktur Utama PSN Adi Rahman Adiwoso mengatakan, PSN Group tetap berkomitmen untuk membangun satelit baru untuk mengisi slot orbit 113º Bujur Timur (BT) yang dapat mengisi kebutuhan komunikasi digital dan broadcasting masyarakat Indonesia.

“Saat ini, perusahaan sudah menganalisis dan memiliki sejumlah rancangan satelit yang sangat efektif dan cost efficient dengan menggunakan teknologi terkini,” kata Adi dalam keterangan persnya, Senin (13/4).

Adi yakin pembangunan satelit dapat berkontribusi untuk kemajuan digital yang merata di Tanah Air. “Kami menegaskan akan terus membangun infrastruktur satelit yang efisien dan memenuhi kebutuhan pasar Indonesia. Dengan itu, kami akan mencapai tujuan kami untuk menjadi penyedia kapasitas satelit terbesar di Indonesia. Kami mengharapkan Indosat sebagai mitra kami di proyek satelit Nusantara Dua dapat ikut serta dalam komitmen ini,”  tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed