oleh

Survei Sebut 58 Persen Anak Lebih Suka Belajar Tatap Muka daripada di Rumah

indonesiakita.coForum Anak Nasional (FAN) menyatakan, bahwa berdasarkan survei yang dilakukan, ditemukan sebanyak 58 persen anak Indonesia tidak senang menjalani kegiatan belajar di rumah. Padahal sejatinya, langkah tersebut dilakukan agar mempersempit penyebaran virus corona.

Adapun survei ini dilakukan secara online dengan Google form yang dikirim lewat pesan berantai Whatsapp. Survei yang dilakukan di 29 provinsi selama empat hari dari 26 sampai dengan 29 Maret 2020 ini tidak mencantumkan jumlah responden. Survei menyebutkan respondennya adalah anak yang berusia di bawah 18 tahun. Sebanyak 69 persen respondennya anak perempuan dan 31 persen lainnya anak laki-laki.

Sekretaris Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Eko Novi Aryanti mengatakan, hal ini terjadi karena berkurangnya interaksi anak dengan teman-temannya yang biasa dilakukan di lingkungan sekolah.

“Sebanyak 58 persen anak punya perasaan yang tidak menyenangkan selama menjalani belajar di rumah. Karena mereka sulit untuk berinteraksi dengan teman-temannya,” ujarnya, saat menggelar konferensi persnya di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (11/4/2020).

Menurutnya, anak-anak berharap para guru tidak terlalu banyak memberikan tugas saat belajar di rumah dan lebih suka berkomunikasi dua arah dengan guru dibanding mengerjakan tugas harian yang cukup banyak. “Kemudian ada komunikasi dua arah dan pelaksanaan pembelajaran yang efektif, kemudian penyediaan fasilitas internet beserta perangkatnya yang mumpuni,” tutupnya. (Waw)

Komentar

News Feed