oleh

Ruang Isolasi Pasien Corona di Asrama Haji Pondok Gede Siap Digunakan

indonesiakita.co –  Ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kementerian Agama, Ali Irfan memastikan, bahwa uang isolasi bagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, siap digunakan.

“Saat ini, ruangan yang sudah dapat digunakan berjumlah lima ruang. Dan bukan tidak mungkin jika diperlukan akan terus ditambah,” ujarnya melalui keterangan tertulisnya, hari ini.

Adapun kelima ruang isolasi itu diperuntukkan pada penanganan Covid-19 kelas medium. Sementara untuk pasien positif, maka akan dirujuk ke rumah sakit yang sudah dijadikan rujukan nasional. “Keberadaan ruang isolasi ini menjadi wujud peran RS. Haji Jakarta dan Kemenag untuk terlibat dalam penangangan Covid-19,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama RS. Haji Jakarta, Syarif Hasan menjelaskan, ruang isolasi yang disiapkan sudah sesuai standar Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Kementerian Kesehatan, bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). “Setiap pasien yang PDP menempati satu kamar satu tempat tidur. Tidak boleh digabung. Hingga standarisasi pelayanan kasus di bawah pengawasan tenaga kesehatan, secara umum dan spesifik, dapat lebih maksimal,” jelasnya.

Ia menjelaskan, ruang isolasi bagi pasien dalam kondisi berat tetap berada di RS. Ruangan di Asrama Haji ini untuk PDP yang stabil, tidak mempunyai gejala hingga gejala ringan.

Sebelumnya, salah satu dokter RS Haji yang juga anggota Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kemenag, dr. Mahesa mengatakan, ruang isolasi disiapkan dengan fasilitas khusus. Fasilitas itu antara lain ruangan dengan tekanan negatif, support obat-obatan dan nutrisi, serta proses koordinasi pemeriksaan SWAB. (Waw)

Komentar

News Feed