oleh

TKA Asal China Masih Bisa Masuk RI, Benarkah Permenkumham Soal Larangan WNA Lemah?

indonesiakita.co – Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) PT Angkasa Pura II, Febri Toga Simatupang menjelaskan, mulai hari ini, sejak terhitung dari Kamis, 2 April 2020 pukul 00.00 WIB, seluruh penumpang Warga Negara Asing (WNA) rute Internasional yang memasuki atau transit di Bandara Soekarno-Hatta tidak ada lagi.

Hal ini dilakukan menyusul adanya larangan sejak diterbitkannya Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) nomor 11 Tahun 2020 tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia.

Adapun larangan terhadap WNA masuk dan transit ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta dilakukan untuk meningkatkan upaya pencegahan penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19).

“Semua WNA melalui penerbangan Internasional yang berasal dari seluruh negara akan ditolak masuk kedatangannya melalui Bandara Soekarno-Hatta. Larangan ini mulai berlaku pada Kamis, 2 April 2020 pukul 00.00 WIB,” kata Febri Toga dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (1/4) kemarin.

Namun demikian, terdapat pengecualian untuk WNA yang diizinkan masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Di antaranya Orang Asing Pemegang Izin Tinggal Terbatas dan Izin Tinggal Tetap; Orang Asing Pemegang Visa Diplomatik dan Visa Dinas;Orang Asing pemegang Izin Tinggal Diplomatik dan Izin Tinggal Dinas.

“Selain itu, tenaga bantuan dan dukungan medis, pangan. Awak alat angkut baik laut, udara maupun darat serta WNA yang akan bekerja pada proyek-proyek strategis nasional masih boleh masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Febri Toga.

Puluhan TKA Asal China Masuk ke Pulau Bintan

Diketahui sebelumnya, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tanjungpinang Agus Jamaludin membenarkan kedatangan puluhan tenaga kerja asing (TKA) asal China ke Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, melalui Pelabuhan Bulang Linggi Tanjunguban.

“Benar, ada sekitar 39 TKA asal Chinamasuk ke Kabupaten Bintan,” kata Agus Jamaludin di Bintan, Kepulauan Riau, Selasa (30/3/2020).

Akibatnya, kondisi ini menuai kritik dari berbagai pihak. Salah satunya adalah anggota DPR RI Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay menyayangkan hal tersebut. Pasalnya, pemerintah sudah melarang kedatangan WNA untuk sementara di tengah pandemi virus corona.

“Saya menyayangkan sikap pemerintah yang mengizinkan masuknya TKA asal China ke Bintan, Kepulauan Riau. Pasalnya, pemerintah sebelumnya telah memutuskan untuk menghentikan sementara semua kunjungan dan transit WNA ke Indonesia. Tidak hanya bekerja, tetapi juga yang hendak berwisata,” kata Saleh, lewat pesan singkat, Rabu (1/4/2020). (Fel)

Komentar

News Feed