oleh

Komnas HAM Sebut ‘Darurat Sipil’ Ala Jokowi Keliru

indonesiakita.co – Kebijakan presiden Jokowi terkait darurat sipil dalam menangani penyebaran virus corona dianggap keliru. Hal ini disampaikan oleh Komisioner Komnas HAM Mohammad Choirul Anam yang mengatakan, seharusnya kepala negara menetapkan status darurat kesehatan nasional.

“Darurat sipil tujuannya tertib sipil yang biasanya untuk memastikan roda pemerintahan berjalan dan tertib sipil. Dari perspektif tujuan saja berbeda jauh,” ujarnya, kemarin.

Menurutnya, status darurat kesehatan nasional lebih tepat, karena pemerintah masih kesulitan mendapatkan alat maupun berbagai perlengkapan terhadap penangangan pasien. “Tujuannya pada kerja-kerja kesehatan, bukan pada kerja penertiban,” tegasnya.

Ia menegaskan, bahwa penetapan status darurat sipil dalam keadaan saat ini akan menghasilkan strategi penanganan yang berbeda. Menurutnya, status darurat sipil yang merujuk pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1959 lebih mengatur pada penyelenggaraan pemerintahan agar lebih baik. “Apa saat ini sedang menyatakan pemerintahan tidak berjalan baik?” tambahnya.

Anam juga menilai pemerintah saat ini tak memiliki persoalan dalam menjalankan roda pemerintahan, meski penanganan virus corona ini belum maksimal. Ia pun mendorong Jokowi meningkatkan koordinasi pemerintah pusat dengan pemerintah daerah untuk mengatasi virus corona. “Ada momentum yang berpotensi penyebaran semakin meluas, seperti mudik atau kegiatan rutin keagamaan, pungkasnya.

Sebelumnya, Jokowi menyampaikan kebijakan tersebut dalam Rapat Terbatas melalui telekonferensi di Istana Bogor, Senin (30/3/2020).

“Saya minta kebijakan pembatasan sosial berskala besar, physical distancing dilakukan lebih tegas, disiplin, dan lebih efektif lagi,” demikian kata Presiden Jokowi dalam rapat terbatas laporan Gugus Tugas COVID-19, disiarkan lewat akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (30/3/2020).

“Sehingga tadi juga sudah saya sampaikan bahwa perlu didampingi adanya kebijakan darurat sipil,” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed