oleh

Masyarakat Diminta Saweran, Kartu Sembako Jokowi Mana??

indonesiakita.co – Masyarakat diminta agar memiliki peran serta dalam bergotong royong menghadapi virus corona atau Covid-19. Salah satunya dengan urunan atau saweran warga.

“Mari kita urunan, saweran masyarakat kita mengorganisasikan diri, sekarang saatnya kita mengumpulkan di setiap kampung, kumpulkan uang, sembako, apa saja, yang bisa kita berikan kepada keluarga yang membutuhkan,” ujar Sosiolog Universitas Indonesia, Imam Prasojo, saat jumpa pers di Graha BNPB, hari ini.

Ia menjelaskan, bahwa tujuan dari gerakan ini, lanjut Imam, demi membangun solidaritas kepada mereka yang terpaksa masih harus bekerja di tengah pandemi virus corona. Imam mengamini, belum semua masyarakat dapat melaksanakan bekerja di rumah dan di rumah saja sesuai anjuran pemerintah.

“Ada dampak ekonomi kepada sebagian dari warga kita dan masyarakat yang menggantungkan diri kepada income bersifat harian. Jadi mari yang berlebih mengorganisasikan diri perhatikan kanan kiri jangan sampai ada orang kekurangan,” jelasnya.

Adapun dengan solidaritas masyarakat dari kelompok paling dasar, maka pencegahan penyebaran virus corona dapat semakin dikendalikan. “Jadi mari kita cegah agar virus ini tak menyebar, jaga jarak, mudah-mudahan gerak dari bawah ini, jadi solusi masalah yang sedang kita hadapi bersama,” tutupnya.

Sebelumnya diketahui, Presiden Joko Widodo menganggarkan bantuan sosial Rp4,5 triliun untuk menambah tunjangan Kartu Sembako Murah dari sebelumnya Rp150 ribu menjadi Rp200 ribu per bulan per keluarga. “Untuk Kartu Sembako akan ditambahkan Rp50 ribu menjadi Rp200 ribu per bulan per keluarga,” ujar Jokowi, Selasa (24/3).

Adapun tambahan anggaran untuk Kartu Sembako itu berlaku selama enam bulan ke depan. Hal itu dilakukan untuk membantu masyarakat mengurangi dampak kesehatan dan ekonomi di tengah pandemi virus corona.

“Untuk mempercepat penanganan covid-19 di kesehatan, bantuan sosial, dan ekonomi, kami lakukan realokasi anggaran. Sekali lagi, bukan hanya penanganan kesehatan masyarakat, tapi ekonomi lewat bantuan sosial,” tutupnya. (Waw)

Komentar

News Feed