oleh

Tak Ada Cara Lain, Pemerintah Andalkan Mahasiswa Sebagai Relawan Tangani Corona!

indonesiakita.co – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerja sama dengan Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) terus menggalang dukungan secara sukarela dari para mahasiswa untuk membantu penanganan pandemi Coronavirus Disease (Covid-19). Tercatat 15.000 mahasiswa secara sukarela telah siap menjadi relawan untuk terlibat dalam program ini. Nadiem salut dengan gerakan para mahasiswa.

“Ini sangat luar biasa. Gerakan ini bisa terwujud karena motivasi kuat para mahasiswa kesehatan dan bidang-bidang lain yang ditunjang semangat gotong royong memberikan kontribusi secara sukarela bagi masyarakat demi memerangi pandemi yang mengancam masa depan Indonesia,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, kemarin.

Diketahui, pendaftaran tahap pertama, ditutup pada Selasa, 24 Maret 2020. Nadiem menjelaskan, bahwa keikutsertaan mahasiswa bidang kesehatan dan bidang-bidang terkait lain untuk menjadi relawan merupakan sesuatu yang sangat penting saat ini.

Relawan mahasiswa ini diterjunkan untuk melakukan program-program preventif dan promotif melalui komunikasi, informasi, dan edukasi kepada masyarakat terkait Covid-19.

Relawan mahasiswa juga dapat membantu pemerintah daerah melakukan pelacakan (tracing and tracking), membantu pelayanan call center di pusat maupun daerah serta pusat-pusat layanan Covid-19.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Nizam menambahkan, Kemendikbud juga berkolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi negeri untuk menyiapkan Fakultas Kedokteran dan Rumah Sakit Pendidikan sebagai sub center tes Covid-19. Rumah Sakit Pendidikan di bawah Kemendikbud juga disiapkan untuk merawat pasien Covid-19 sesuai kapasitas masing-masing.

“Saat ini terdapat 13 Fakultas Kedokteran dan 13 Rumah Sakit Pendidikan yang ditunjuk Kementerian Kesehatan sebagai laboratorium untuk tes Covid-19,” jelas Nizam.

Sementara itu, perwakilan WHO, Navaratnasamy Paranietharan, mengatakan kondisi dunia saat ini semakin buruk akibat wabah Covid-19. Pandemi yang tersebar secara global menyerang hampir setiap negara di dunia.

“Dunia harus siap menghadapi pandemi berskala besar, yang terbesar yang pernah terjadi selama satu abad ini. Pesan bagi mahasiswa yang akan menjadi relawan bahwa diharapkan menggunakan kesempatan ini untuk mendapatkan pelajaran berharga dan membantu masyarakat,” ungkap Paranietharan. (Fel)

Komentar

News Feed