oleh

Physical Distancing Tak Efektif di Indonesia, Pemerintah Didesak Segera Lakukan Lockdown

indonesiakita.co – Pemerintah didesak agar segera menetapkan lockdown guna mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia. Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim, mengatakan pemerintah harus melakukan lockdown sebagian ataupun seluruh wilayah jika ingin menekan dampak peningkatan pasien terhadap ekonomi Indonesia.

Sebagaimana diketahui, pemerintah terus memperbaharui informasi jumlah pasien terinfeksi Virus Corona, yakni yang terakhir adalah sebanyak 686 pasien terinfeksi Covid-19. Angka tersebut meningkat 107 pasien dari hari sebelumnya.

“Perlu (lockdown). Secara jangka pendek memang menghancurkan ekonomi, secara jangka panjang bagus untuk ekonomi. Kalau panik pasti ada, saat lockdown tapi seterusnya akan biasa saja,” ujar Ibrahim kepada  awak media di Jakarta, hari ini.

Ia mengatakan, bahwa pemerintah sampai saat ini belum ada rencana untuk melakukan lockdown baik sebagian atau secara keseluruhan alasannya adalah setiap negara memiliki karakter, budaya, kedisiplinan yang berbeda-beda.

“Oleh karena kebijakan yang diambil belum lockdown, tetapi menerapkan physical distancing yaitu dengan cara menjaga jarak aman. Kalau itu bisa dilakukan dengan sungguh-sungguh maka bisa mencegah penyebaran covid-1,” sambungnya.

Sebagai informasi, pemerintah saat ini menerapkan sistem Physical Distancing. Namun menurut Ibrahmi sampai saat ini masih belum efektif, karena masyarakat yang sudah di isolasi masih terus berkeliaran misal datang ke hajatan tetangga, belanja ke pasar dan lain-lain.

Sehingga apa yang diinginkan pemerintah tidak serta merta di ikuti oleh masyarakat di bawah. “Intinya kedisiplinan masyarakat yang sampai saat ini belum terlihat,” jelas tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed