oleh

Bertaruh Nyawa, Petugas Medis Ini Gunakan Jas Hujan ‘Ceban’ Periksa ODP!

indonesiakita.co – Alat Pelindung Diri (APD) merupakan salah satu yang dikeluhkan para tenaga medis dalam menangani pasien terinfeksi corona atau Covid-19. Ironisnya, mereka justru menggunakan jas hujan untuk melindungi diri agar tidak terhindar dari virus tersebut.

Menarik tentunta apa yang dilakukan mereka, namun tentunya nyawa menjadi taruhannya. Salah satu petugas medis di Puskesmas Leuwiliang, Jawa Barat bernama Atih Djuarsih mengaku ia dan teman-temannya menggunakan jas hujan yang terbuat dari plastik seharga 10 ribu, atau ceban dalam istilah sehari-hari.

Ia mengatakan, terpaksa menggunakan jas hujan untuk memeriksa Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP). “Yang ODP dan PDP ini rata-rata baru pulang dari Arab. Ada juga yang kontak dengan dosen di Jepang, ada juga pegawai Kementerian Perhubungan,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, bahwa petugas puskesmas lebih berhati-hati dalam memeriksa pasien.

“Kalau ada keluhan flu, batuk dan demam kami pisahkan di ruangan yang sudah disiapkan. Kalau tidak ya bisa masuk ke ruangan pemeriksaan biasa. Kami kan harus safety. APDnya tidak ada. Pakai jas hujan yang penting petugas tidak kontak dengan kulit orang lain atau percikan dan segala macam,” katanya.

Namun demikian, Direktur Utama RSUD Leuwiliang, drg Hesti Iswandari menuturkan, penggunaan jas hujan kresek sebagai APD ‘darurat’ sangat tidak memenuhi standar kesehatan atau tidak mampu melindungi diri tenaga medis.

“Karena kan itu tidak rapat. Lehernya masih terbuka. Tangannya juga. Itu memang ada di Puskesmas Leuwiliang. Tapi kita memang untuk APD tidak ada. Uangnya ada, tapi barangnya yang tidak ada,” sebut Hesti.

Adapun penggunaan jas hujan kresek sebagai APD tidak bisa dibenarkan untuk alasan apapun. Meskipun jas hujan itu hanya untuk sekali pakai. Karena ini berkaitan dengan kesehatan tenaga medis. “Walaupun sekali pakai. Kan yang APD sesuai standar yang seperti astronot itu juga cuma sekali pakai,” jelasnya. (Fel)

Komentar

News Feed