oleh

Gubernur Jateng Akui Pasien Corona Terus Bertambah

indonesiakita.co – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan sampai saat ini 58 rumah sakit yang telah ditetapkan sebagai rujukan terus menggunakan protokol kesehatan secara cepat setiap ada pasien yang ditetapkan positif Covid-19. Sebagai informasi, data korban terinfeksi yakni 14 Warga Jawa Tengah positif terinfeksi Corona Virus Disease (Covid-19).

“Kita pantau secara intens dan juga dilapori bupati dan wali kota setempat. Mereka cukup serius. Sehingga kita bisa mengupdate terus dan memudahkan kita untuk menyiapkan langkah-langkah berikutnya,”  ujar Ganjar.

Ganjar mengatakan, bahwa dalam beberapa hari terakhir terjadi lonjakan yang cukup signifikan pada status Orang Dalam Pemantauan.

“Karena tingginya intensitas tracking yang dilakukan jajarannya, serta banyaknya masyarakat yang pro aktif memeriksakan diri. Jadi tidak usah takut untuk periksa. Kita sudah siapkan tambahan rumah sakit swasta yang siap membantu. Kita juga bisa meminjam provinsi lain jika kekurangan tenaga medis,” tambahnya.

Selain itu, terdapat dua wilayah di Jawa Tengah yang warganya berstatus Orang Dalam Pemantauan, Kota Semarang terdapat 606 ODP sementara Kabupaten Temanggung ODP-nya 414. Ganjar berharap masyarakat benar-benar menerapkan pola hidup sehat, dari olahraga teratur, konsumsi makanan bergizi hingga istirahat yang cukup.

“Kepada Bupati dan Wali Kota untuk bergerak masif dengan tokoh agama, tokoh masyarakat sampai hansip dan lainnya untuk memberi pembelajaran kepada masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo membenarkan bahwa data pasien terus bertambah. “Data pasien positif Covid-19 bertambah dua dari sebelumnya 12 Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Kedua pasien laki-laki dewasa itu tidak punya riwayat perjalanan ke luar negeri,” ujarnya, hari ini.

Dia menyebut dengan tambahan dua pasien positif tersebut kini total kasus Covid-19 di Jawa Tengah menjadi 14 positif, dengan catatan 12 orang sebelumnya PDP, 3 di antaranya sudah meninggal. Untuk pasien PDP di Jateng masih diupayakan tim medis untuk dirawat. “138 Pasien Dalam Pengawasan dirawat dan sebanyak 2.391 berstatus Orang Dalam Pemantauan,” jelasnya. (Waw)

Komentar

News Feed