oleh

LIPI: Sinar UVC Tak Jamin Bunuh Virus Corona

indonesiakita.co –  Kepala Bidang Pengelolaan Penelitian Kimia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Akhmad Darmawan mengaku belum yakin bahwa sinar ultraviolet-C (UVC) bisa membunuh virus corona. Sebelumnya, perusahaan Dimer asal Amerika Serikat menciptakan alat yang disinfektan dengan menggunakan sinar ultraviolet-C (UVC).

“Kalau sinar UVC itu tidak jamin bisa bunuh virus tapi bisa bunuh bakteri. Kalau bisa bunuh virus itu studinya belum banyak lampu UV itu tidak bisa jamin bisa bunuh virus,” ujarnya, di Jakarta.

Ia menjelaskan, bahwa belum ada penelitian yang menjamin bahwa sinar UVC bisa menginaktivasi atau membunuh bakteri. Bukti konkret adalah galon air minum masih bisa berlumut apabila terkena sinar matahari. Padahal sebelumnya, galon sudah dibersihkan dengan sinar UVC untuk membunuh spora lumut.

“Kita tahu kalau air isi ulang supaya steril itu pakai UV tapi itu tidak jamin spora hilang 100 persen. Air isi ulang sudah pakai UV masih bisa berlumut kalau kena matahari,” ungkapnya.

Adapun terkait UV tersebut menurutnya, biasanya digunakan oleh peneliti mikrobiologi untuk sterilisasi.  Akan tetapi, ia mengatakan bahkan sinar UV tersebut tidak menjamin sterilisasi sepenuhnya.

Dimana perusahaan Dimer tersebut memamerkan alat yang dinamakan GermFalcon akan memancarkan sinar UVC untuk membunuh virus dan bakteri. (Fel)

Komentar

News Feed