oleh

Pasien Meninggal Dunia Akibat Corona di Medan Ternyata Dokter

indonesiakita.co – Teka teki pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia di RSUP H Adam Malik, Kota Medan, Selasa (17/3) malam akhirnya diketahui merupakan seorang dokter. Korban berinisial UMT dinyatakan positif terinfeksi corona.

Kepala Pelaksana Gugus Tugas Covid-19 Sumut, Riadil Akhir Lubis membenarkan informasi tersebut. “Mungkin namanya sudah tahu, namanya UMT, dokter UMT, saya singkat walau sudah ada di publik,” katanya kemarin.

Riadil menjelaskan, bahwa UMT memiliki riwayat perjalanan ke Yerusalem dan Italia bersama rekan-rekannya. Pasien masuk ke rumah sakit sekitar pekan lalu. Jenazah pasien telah dibawa oleh keluarga.

Adapun menurutnya, saat ini di RSUP H Adam Malik Medan sudah menangani 10 PDP yang masih dirawat, 3 PDP yang dinyatakan negatif dan sudah dibolehkan pulang.

“Tentunya kita juga ada call centre dan media centre di sini. Sejak tadi malam kita sudah ada 128 masyarakat yang ingin konsultasi mengajukan keluh kesah tentang tanda-tanda virus atau penyakit lain,” ungkapnya.

Sementara itu, selain RUSP Adam Malik, ada juga dua rumah sakit di Sumatera Utara telah disiapkan sebagai pusat cadangan evakuasi pasien suspect Covid-19. Penanganan akan difokuskan di dua rumah sakit tersebut jika terjadi peningkatan pasien terkait dengan virus corona.

Kedua rumah sakit itu adalah RS GL Tobing/Medical Tembakau Deli PTP Nusantara II Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang dan RSU Sari Mutiara, Jalan Kapten Muslim, Kota Medan.

Saat ini, pemerintah telah menetapkan masa tanggap darurat penanganan virus corona sampai 29 Mei 2020. Bahkan, hingga Rabu (18/3), telah ada 227 kasus positif corona di Indonesia. Paling banyak terjadi di Jakarta. Dari jumlah tersebut, 19 orang meninggal dunia dan 11 orang sembuh dari Covid-19. (Fel)

Komentar

News Feed