oleh

Rencana Pemerintah Hapus Premium dan Pertalite Dinilai Rugikan Rakyat!

indonesiakita.co  – Rencana Pertamina untuk menghapus BBM jenis Premium dan Pertalie terus mendapat sorotan publik. Bahkan, hal ini dinilai dapat menyengsarakan masyarakat, terlebih disaat pandemi corona seperti saat ini.

“Pemerintah tidak peka pada penderitaan rakyat. Saat ini daya beli serta pendapatan masyarakat menurun. Banyak masyarakat yang tidak berpenghasilan karena di-PHK atau dirumahkan, kenapa pemerintah justru ingin menghapus Premium dan Pertalite,” tegas Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher, kemarin.

Ia mengatakan, bahwa masih banyaknya rakyat Indonesia yang berada di garis kemiskinan. Apalagi dengan penghapusan BBM kedua jenis itu semakin membebani mereka.

“BBM jenis Premium dan Pertalite akan berdampak pada banyak hal, antara lain, kemungkinan harga-harga akan turut naik dan ini akan semakin memberatkan keluarga pra-sejahtera. Padahal ada sekitar 17 persen keluarga pra-sejahtera di Indonesia yang butuh bantuan pemerintah, bukan justru dibebani” tambahnya.

Selain itu, Netty meminta agar pemerintah mengkaji ulang rencana tersebut mengingat masih banyak rakyat yang menggunakan Premium dan Pertalite untuk kegiatan sehari-hari. “Skema bantuan sosial dari pemerintah, baik berupa uang tunai, subsidi upah, kartu pra kerja atau bentuk apa pun, akan menjadi tidak bermakna. Bantuan itu kan untuk meningkatkan daya beli masyarakat, jika harga kebutuhan makin tinggi,” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed