oleh

Luhut Ngomong dengan World Bank, Ekonomi RI ‘Katanya’ Baik-baik Saja!

indonesiakita.co – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengklaim bahwa ekonomi Indonesia dinilai telah pulih setelah dihantam oleh pandemi Covid-19. Hal ini ia sampaikan, setelah dirinya melakukan pembicaraan dengan World Bank.

“Tadi malam saya berbicara dengan World Bank via telepon. Mereka justru melihat bahwa Indonesia dengan konsumsi yang besar, jauh lebih mudah recovery dibandingkan dengan negara-negara yang hanya mengandalkan high technology,” ungkapnya, hari ini dalam keterangannya.

Adapun Indonesia menurutnya, mampu pulih dengan lebih cepat apabila semua pemangku kepentingan bahu membahu, salah satunya untuk terus mendorong konsumsi domestik.

Padahal diketahui, pertumbuhan Indonesia sendiri mengalami kontraksi 5,32 persen pada kuartal II 2020. Dimana perlambatan ekonomi tercermin dari sisi pengeluaran di mana konsumsi domestik mengalami kontraksi 5,5 persen, terburuk dalam 20 tahun terakhir. Mengingat sebanyak 58 persen dari PDB Indonesia bergantung pada konsumsi, industri di sektor makanan dan minuman, fesyen, transportasi, komunikasi, dan akomodasi, diharapkan dapat memainkan peran penting untuk meningkatkan konsumsi domestik. “Kita punya kombinasi itu. Oleh karena itu, mari kita manfaatkan,” jelasnya.

Selain itu, Luhut juga berharap agar masyarakat tidak perlu takut secara berlebihan apabila pada kuartal III nanti realisasi pertumbuhan ekonomi kembali negatif.

“Kita berjuang sekuat-kuatnya sehingga bisa nanti kuartal III dekat dengan nol atau minus nol koma sekian. Tapi kalaupun itu terjadi, itu bukan akhir dari segala-galanya. Tadi malam saya diskusi dengan World Bank, mereka mengapresiasi program-program yang kita lakukan. Sepanjang kita masih bekerja dengan seperti ini, apa yang kita lakukan sudah benar, langkah sudah benar, disiplin juga sudah benar, tidak perlu ada ketakutan yang berlebihan dan optimisme harus semua kita pelihara,” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed