oleh

Rizal Ramli: Perbaikan Ekonomi Kita Seperti Ingin Lolos dari Lubang Jarum!

indonesiakita.co – Ekonom senior Rizal Ramli mengaku banyak yang memintanya untuk berhenti memberikan solusi atas kondisi ekonomi RI seperti saat ini. Bahkan, ia mengungkapkan tidak sedikit yang mendesak agar membiarkan kondisi tersebut semakin parah.

“Banyak yang kasih saran supaya RR tidak usah kasih2 solusi ke @jokowi, biarin aja hancur biar kapok. Tapi saya menjawab bahwa saya tidak ingin hancur-hancuran. Masalah yang terjadi saat ini adalah karena banyak menteri yang tidak memiliki kecanggihan konseptual, karena mayoritas tidak punya operational leadership, dan beberapa KKN”. ujarnya.

Rizal mengaku, bahwa apa yang disampaikannya yakni berupa solusi, yakni karena semata untuk kebaikan negara. “Bagi saya, di dalam dan di luar pemerintahan itu sama saja. Karena yang lebih penting adalah bagaimana membangun bangsa dan negara ini agar kembali sehat,” jelasnya.

Namun demikian menurutnya, solusi yang ia sampaikan tak serta merta bisa dijalankan oleh pihak-pihak tertentu. “Ide, solusi boleh-boleh saja digunakan, selama itu untuk kebaikan, tapi tinggal bagaimana pemerintah yang sedang mencari jalan keluar atas kesulitan ini bisa menggunakannya atau tidak.

“Cara berfikitnya saja konservatif, tidak memiliki terobosan dalam perbaikan, hanya pengulangan-dan pengulangan, sehingga yang dihasilkan ya akan tetap sama,” tambahnya.

Diketahui, Rizal pernah menyampaikan pendapatnya terkait penanganan covid-19 saat perekonomian juga sedang tidak baik. Misalnya saja, mengalokasikan dana infrastruktur dan Ibu Kota baru, kemudian mantan Menko Ekuin era Gusdur ini juga menyarakan pemerintah untuk melakukan realokasi APBN 2020 agar dampak virus corona terhadap perekonomian Indonesia bisa diminimalisir.

“Kita ini harus bisa mencari jalan keluar dalam kondisi perekonomian seperti saat ini. Kan saya sudah sampaikan berkali-kali alokasikan dana tersebut untuk rakyat yang sangat membutuhkannya. Dan banyak hal lain juga yang seharusnya bisa dilakukan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi, tapikan gak semua satu suara, saya kan pernah di dalam kabinet.

“Jadi menurut saya, apa yang dilakukan pemerintah saat ini adalah cenderung mempersulit kondisi ekonomi kita, padahal bisa dibikin mudah. Kalau strategi ini tidak dirubah, maka upaya perbaikan ekonomi yang kita lakukan tak jauh berbeda dengan berusaha lolos dari lubang jarum. Kecil, sempit dan sangat beresiko tinggi,” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed