oleh

Menko Airlangga Sebut New Normal Putuskan Mata Rantai Corona dan PHK, Gak Salah Pak?

indonesiakita.co – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, bahwa pemerintah saat ini sedang mematangkan kebijakan new normal. Ia mengklaim, kebijakan tersebut sebagai cara memutus mata rantai Covid-19.

Ia juga mengatakan, new normal dilakukan untuk memutus mara rantai PHK terhadap para pekerja di Indonesia. “Kami sedang matangkan kebijakan ini,” ujarnya, kemarin di Jakarta.

Sebagaimana diketahui, hingga Rabu (3/6/2020), pemerintah mencatat adanya penambahan kasus baru pasien positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia sebanyak 684 orang, sehingga total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 28.233 kasus.

Sementara itu, jumlah PHK di Indonesia sampai saat ini terus bertambah. Mengutip data Kementerian Ketenagakerjaan per 1 Mei, jumlah pekerja sektor formal yang telah dirumahkan akibat pandemi Covid-19 sebanyak 1.032.960 orang dan pekerja sektor formal yang di-PHK sebanyak 375.165 orang.

Sedangkan pekerja sektor informal yang terdampak Covid-19 sebanyak 314.833 orang. Dengan demikian, total pekerja sektor formal dan informal yang terdampak Covid-19 sebanyak 1.722.958 orang.

Airlangga juga menambahkan, bahwa ebijakan normal baru tersebut telah mempertimbangkan beberapa hal termasuk di antaranya mengakomodasi rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO). “Langkah tersebut juga telah ditempuh oleh sejumlah negara lainnya,” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed