oleh

Penumpang Domestik Capai 14 Persen INACA Akui Industri Penerbangan Jungkir Balik

indonesiakita.co – Staf Ahli Indonesia Nasional Air Carier Association (INACA) Darmadi menjelaskan bahwa tak dipungkiri saat ini industri penerbangan sedang berantakan. Hal ini ia sampaikan dalam sebuah diskusi online di Jakarta.

“Secara ekonomi penumpang domestik ini dari Januari sampai Mei tinggal 14 persen,” ujarnya, dalam diskusi yang bertajuk ‘Kolaborasi Merespon Dampak Pandemi Covid-19 dan Strategi Recovery pada Tatanan Kehidupan Normal Baru di Sektor Transportasi’.

Ia mengatakan, dalam kajian International Air Transport Association (IATA) revenue penumpang tahun 2019 akan ditanggung pada tahun 2022. Adapun INACA menurutnya, akan menyelaraskan apa yang sudah ada dalam kajian.

“Dalam perundingan diskusi internal INACA sudah inline. Masalahnya dalam mengimplementasikan, hal-hal yang dibutuhkan dalam protokol kesehatan,” ungkapnya.

Sebagai informasi, INACA terdiri 13 maskapai penerbangan Di organisasi ini juga terdapat 21 charta dan 2 cargo. Namun kondisinya saat ini di antara 35 anggota INACA ada yang tengah mati suri.

Bukan tak ingin pelaku usaha sektor penerbangan ini turut serta menurunkan penyebaran Covid-19. Di sisi lain semua pihak sepakat menyakinkan kepercayaan masyarakat.

Hasil diskusi INACA menyepakati jika penerbangan bisa kembali beroperasi seperti semula, hanya akan ada 70 persen penumpang dalam satu kali perjalanan.

“Dibagi dalam pre in dan post flight,” kata dia.

Darmadi mengaku, pihaknya (INACA) juga mendapat saran khusus untuk penerbangan internasional. Dimana tes Covid-19 dilakukan di bandara asal dan bandara tujuan karena keduanya bisa saja memiliki standar yang berbeda. Selain itu, tidak boleh terjadi lagi penumpukan penumpang yang menimbulkan kerumunan. “Kru juga tidak mungkin keluar dari protokol Covid-19,” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed