oleh

Pemberangkatan Jamaah Haji Batal, Uangnya Buat Perkuat Rupiah!

indonesiakita.co – Pemberangatan Jamaah Haji pada tahun ini dipastikan batal. Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu mengungkapkan, saat ini BPKH memiliki simpanan dana haji untuk tahun ini dalam bentuk dolar Amerika Serikat sebanyak US$600 juta. Jumlah itu setara Rp8,7 triliun kurs Rp14.500 per dolar AS.

Ia menjelaskan, bahwa dana tersebut menurutnya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan stabilisasi nilai tukar rupiah. Langkah itu tentunya berkoordinasi dengan Bank Indonesia.

“Insya Allah (akan digunakan karena pengiriman haji batal tahun ini),”kata Anggito dikutip dari vivanews, hari ini.

Ia mengungkapkan, bahwa BPKH bersama dengan Bank Indonesia masih mengkaji lebih lanjut mengenai mekanisme pemanfaatan dana tersebut. Itu ditujukan supaya pemanfaatan dana bisa tetap sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan dalan peraturan yang ada.

“(Mekanismenya) sedang dalam pengkajian,” tambahnya.

Anggito memang, sebelumnya menyampaikan, total dana haji yang dikelola BPKH saat ini telah mencapai Rp135 triliun. Sebagian besar dana itu digunakan untuk mendukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) karena sebagian besar dana itu diinvestasikan dalam Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

“Termasuk diantaranya untuk mendukung APBN kita yang membutuhkan dana guna mendukung penanganan Covid-19,” ungkapnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data kurs referensi Jakarta Intebank Spot Dolar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah hari ini dibanderol Rp14.502 per dolar AS. Nilai tersebut melemah dari penutupan akhir pekan lalu yaitu Rp14.733 per dolar AS. (Waw)

Komentar

News Feed