oleh

New Normal Ala Jokowi Berdampak Pada Kenaikan Tiket Kereta!

indonesiakita.co – Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan, ada beberapa skenario yang disiapkan perseroan dalam menghadapi kondisi new normal. adapun salah satunya adalah dengan mengusulkan kenaikan tarif pada kereta api.

“Kami sedang menyiapkan dan kami nanti akan melihat new normal ini sesuai arah kebijakan pemerintah, relaksasi daripada protokol kami ikuti. Jadi kami menyiapkan skenario-skenario tergantung level relaksasinya. Memang terkait pembatasan jumlah penumpang dalam rangka social distancing, ini kami ada 2 opsi,” ujarnya dalam telekonferensi, Kamis (22/5/2020) lalu.

Ia menjelaskan, bahwa skenario kenaikan ini menyusul adanya social distancing atau physical distancing. Dalam pemberlakuan physical distancing, jumlah penumpang akan dibatasi hanya 50% saja dari total kapasitas yang tersedia. “Apabila okupansi kereta hanya 50% maka perlu adanya penyesuaian tarif,” sambungnya.

Meski demikian, tidak semua moda transportasi kereta akan mengalami kenaikan tarif. Sebab kenaikan hanya diberlakukan untuk moda transportasi jarak jauh saja.

“Apabila okupansi 50% ya ini seperti yang ada di pesawat udara, kemungkinan kami akan ajukan kenaikan tarif. Namun logikanya kenaikan tarif ini hanya untuk kereta jarak jauh saja. kalau untuk commuter relatif tetap,” ungkapnya.

Skenario kedua adalah jika angkutan new normal yang dimaksud adalah penumpang yang diangkut bisa penuh. Maka perseroan akan meningkatkan protokol pencegahan Covid-19 secara lebih ketat misalnya dengan memberikan alat pelindung wajah (face Shield).

Diketahu sebelumbya, presiden Jokowi meminta rakyat bersiap hidup dalam new normal atau kehidupan baru. Yakni, beraktivitas secara normal sebelum wabah Covid-19 namun, tetap menerapkan protokol kesehatan.

Komentar

News Feed