oleh

4.988 Karyawan KFC Dirumahkan, Pekerja Dunkin Donuts Juga Teriak!

indonesiakita.co – Setidaknya, ada sekitar 4.988 karyawan PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), yakni pemegang hak waralaba KFC dirumahkan. Kebijakan ini akibat dari dampak pandemi corona di Indonesia.

Dimana informasi ini dikutipd ari BEI, di Jakarta. “Jumlah karyawan tetap dan tidak tetap yang dirumahkan periode Januari 2020 sebanyak 4.988. Sedangkan karyawan yang di PHK tidak ada,” tulis FAST.

Diketahui, jumlah karyawan tetap dan tidak tetap yang terdampak Covid-19 sebanyak 17.216. Karyawan yang terdampak dengan status lainnya, seperti pemotongan gaji 50% sebanyak 4.847.

 

Sementara itu sbelumnya, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) mengakui adanya penghentian operasional disebagian perusahaan akibat dampak virus corona atau Covid-19. Dengan demikian, FAST terpaksa menutup 115 gerai KFC.

Hal yang sama juga terjadi pada manajemen Dunkin Donuts yang secara sepihak disebut tidak membayar Tunjangan Hari Raya (THR) dan upah tepat waktu. Ini membuat serikat pekerja melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Pusat Dunkin Donuts di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat kemarin.

Ketua Serikat Pekerja Dunkin Donuts Adi Darmawan menegaskan, bahwa pihaknya kecewa atas keputusan sepihak perusahaan yang menunda pembayaran THR hingga akhir Desember 2020. Jika manajemen Dunkin Donuts mendasarkan keputusannya pada SE Menaker tentang THR, seharusnya tidak bisa sepihak tapi harus dilakukan berdasarkan kesepakatan.

Ia mengatakan, bahwa para pekerja selama ini sudah menunjukkan loyalitasnya pada perusahaan hingga Dunkin Donuts bisa tetap eksis sampai hari ini. “Keuntungan yang sudah didapat oleh Dunkin Donuts selama bertahun-tahun, kenapa tidak dikeluarkan untuk membantu pekerjanya? Apalagi THR dan upah adalah hak pekerja dan menjadi kewajiban perusahaan,” tegasnya.

Selain itu, Adi juga berharap, perusahaan bersikap adil baik pada saat untung maupun mengalami kerugian. “Jangan saat untung perusahaan diam saja. Namun ketika ada abah corona, hak pekerjanya justru yang lebih dulu dikurangi,” tukasnya. (Fel)

Komentar

News Feed