oleh

Pertamina Ancam Tutup Kilang!

indonesiakita.co – Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan, meski harga minyak dunia mengalami penurunan, namun pihaknya belum bisa menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia.

Bahkan menurutnya dengan menutup kilang minyak menjadi solusi dalam kondisi saat ini. “Keputusan bisnis Pertamina dan sebagai BUMN berbeda. Lebih mudah bagi kami, kalau bisnis ya tutup saja kilangya. Sebagai trading company, mudah ketika harga BBM murah, kami bisa langsung jual. Tapi sebagai BUMN, kami tidak bisa,” ujarnya dalam RDP dengan Komisi VII DPR, hari ini.

Ia menjelaskan, sebagai perusahaan BUMN, pihaknya tidak bisa langsung menutup kilang, dikarenakan perusahaan juga tetap harus membayar gaji karyawan.

Adapun saat ini, formula harga BBM dibuat oleh Kementerian ESDM. Dengan formula tersebut, posisi perusahaan tidak mungkin menyesuaikan OPEX dan CAPEX dengan harga minyak saat ini.

Terlebih jelasnya, harga produksi minyak di Indonesia jauh lebih tinggi dari hari ini. Sementara, porsi minyak mentah yang diimpor Pertamina hanya 25 persen. “Kami masih diskusi dengan ESDM, bagaimana bisa nyerap dan relaksasi harga,” tegasnya lagi. “Kami tulang punggung perekonomian nasional. Ketika ada peraturan apapun, akan kami ikuti. Tapi seperti ini (soal BBM) dari Pertamina,” ketusnya.

Sebagai informasi, saat ini harga minyak mentah dunia terus merosot, bahkan, produksi minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat untuk pengiriman Mei anjlok hingga minus US$37,63 per barel.

Kondisi ini disebut-sebut merupakan penurunan terbesar sepanjang sejarah sejak 1983 silam. (Fel)

Komentar

News Feed