oleh

5 Juta Orang Diperkirakan Jadi Pengangguran, Yang Mulia Presiden Janjimu Piye??

indonesiakita.co – Investasi yang masuk ke Indonesia di tengah pandemi Covid-19 disebut-sebut tidak maksimal dapat membantu kondisi ekonomi RI. Hal ini tentunya terjadi karena adanya keterbatasan dalam berbagai pergerakan.

“Investasi bukan indikasi menolong. Uangnya ada tapi pergerakannya juga terbatas,” ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu dalam diskusi virtual bertajuk ‘Macroeconomic Update 2020’, Jakarta, Senin,  hari ini.

Ia menjelaskan, bahwa banyaknya investasi yang masuk memang sudah direncanakan jauh sebelum munculnya virus corona di Indonesia. Namun, saat ini tren pertumbuhan ekonomi pada kuartal II dan kuartal III negatif.

Akhirnya berdampak pada pergerakan ekonomi yang sangat sulit. “Kita sedang menghadapi perekonomian yang minta istirahat, kalau itu benar, ya bagus sekali,” sambungnya.

Namun juga menurutnya, ada kondisi ekonomi yang istirahat tersebut diharapkan tidak terjadi terlalu lama, karena diprediksi sulit untuk bangun kembali.

Dimana saat ini pemerintah sedang menjalankan skenario pertumbuhan ekonomi di angka 2,3 persen. Dalam kondisi ini diperkirakan akan ada 2 juta orang yang jadi pengangguran. Namun angka ini bisa menjadi 5 juta tambahan pengangguran jika ekonomi istirahat terlalu lama.

“Tapi jangan sampai tambahan pengangguran ini sampai lebih dari 2 juta orang. Ini yang sedang ingin kita batasi supaya ekonomi kita ini enggak lama istirahat dan tidurnya, biar bangunnya enggak susah,” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed