oleh

Budi Waseso Sesalkan Rumitnya Birokrasi Soal Perizinan

indonesiakita.co – Direktur Utama Bulog Budi Waseso mengatakan, bahwa pihaknya mendapatkan izin impor gula kristal putih (GKP) sebesar 50 ribu ton dari Kemendag. Hal ini ia sampaikan pada saat melakukan rapat bersama dengan Komisi IV DPR RI secara virtual.

“Kemarin malam, surat izin impor gula GKP sebanyak 50 ribu ton, itu baru turun dari Mendag (Menteri Perdagangan Agus Suparmanto). Baru jam 11 malam ditandatangani Pak Mendag,” ujar sosok yang akrab disapa Buwas ini.

Ia menjelaskan, bahwa pengajuan impor gula minimal 20 ribu ton sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu. Namun, perusahaan tak kunjung mendapat izin.

Sebagaimana diketahui, harga gula berada di kisaran Rp14 ribu sampai Rp21 ribu per kilogram (kg) di seluruh Indonesia, mengacu pada data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional

Seharusnya, menurut mantan Kabareskrim Polri ini, harga gula berada di kisaran Rp12 ribu per kg di tingkat konsumen. “Izin ini akan langsung kami tindak lanjuti dengan impor, tapi situasi sekarang kalau mau impor pun tidak mudah karena negara produksi gula sudah lockdown, kapal juga sudah berhenti sehingga akan sulitkan kami untuk pengadaan gula,” sambungnya.

Adapun Bulog menurutnya, akan mempercepat proses pengolahan GKP oleh anak usaha, PT Gendhis Multi Manis (GMM) untuk meningkatkan pasokan komoditas yang akan didistribusikan ke seluruh Indonesia. Rencananya, akan ada 29 ribu ton gula yang diolah kemudian didistribusikan ke masyarakat. “Insyaallah kami bisa segera lakukan sehingga harga gula akan segera turun,” tutup Buwas. (Waw)

Komentar

News Feed